opini

Saatnya Rebranding BGN dan SPPG: Dari Program Gizi Menjadi Mesin Ekonomi Rakyat

Senin, 8 Juni 2026 | 08:46 WIB
Petugas SPPG menyiapkan menu makanan (ilustrasi)

Oleh: Agus Sulistriyono

Selama ini publik mengenal Badan Gizi Nasional (BGN) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai instrumen pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Akibatnya, hampir seluruh perdebatan yang muncul di ruang publik berkutat pada satu hal: makanan.

Berapa kandungan proteinnya. Berapa kalori per porsi. Apakah lauknya cukup bergizi. Mengapa menu di daerah A berbeda dengan daerah B. Mengapa ada kasus makanan yang dianggap kurang layak. Dan seterusnya.

Perdebatan tersebut tentu penting. Namun menurut saya, ada persoalan yang jauh lebih mendasar: kita sedang melihat sebuah program besar dengan lensa yang terlalu sempit.

Narasi “program makan bergizi” telah membuat publik terjebak pada isi piring, sementara lupa melihat dapur yang ada di belakangnya.

Padahal jika dicermati lebih dalam, BGN dan SPPG sesungguhnya sedang membangun sesuatu yang jauh lebih besar daripada sekadar sistem distribusi makanan untuk anak sekolah.

Yang sedang dibangun adalah mesin ekonomi rakyat.

Kesalahan Ada pada Narasi, Bukan Programnya

Saya termasuk yang meyakini bahwa kritik terhadap MBG harus didengar. Pengawasan kualitas makanan harus diperketat. Standar gizi harus dijaga. Transparansi anggaran harus terus diperbaiki.

Namun saya juga melihat banyak kritik yang lahir karena kesalahan dalam memahami tujuan strategis program ini.

Jika tujuan pemerintah semata-mata ingin memberikan tambahan asupan gizi kepada siswa, sebenarnya tersedia banyak cara yang lebih sederhana.

Pemerintah bisa memberikan bantuan tunai. Bisa memberikan voucher pangan. Bisa pula menyalurkan bantuan langsung kepada keluarga penerima manfaat.

Biayanya lebih murah. Administrasinya lebih sederhana.

Tetapi pemerintah tidak memilih jalan tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini

Pendidikan, Demokrasi, dan Kesejahteraan

Jumat, 24 Juli 2026 | 14:07 WIB

La Ode Darwin, Patarung Tanpa Lawan Tarung

Senin, 3 November 2025 | 13:04 WIB

Kolaborasi Kopdeskel Merah Putih dan BumDes

Rabu, 18 Juni 2025 | 05:53 WIB

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Sultra

Rabu, 11 Juni 2025 | 04:59 WIB

GUBERNUR RESPONSIF ITU BERNAMA ANDI SUDIRMAN

Senin, 26 Agustus 2024 | 17:49 WIB