Jumat, 17 April 2026

Berkontribusi Positif, Masyarakat hingga Pemkab Konawe Dukung Hadirnya Investasi di Routa

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Rabu, 8 April 2026 | 17:13 WIB

Wakil Bupati Konawe H Syamsul Ibrahim saat menerima ratusan masyarakat Routa di depan kantor Bupati Konawe.
Wakil Bupati Konawe H Syamsul Ibrahim saat menerima ratusan masyarakat Routa di depan kantor Bupati Konawe.

Konawe, rakyatsultra.id - Polemik Ivestasi PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) di Kecamatan Routa Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara terkait tuntutan pendirian Pabrik Smelter RKEF oleh sejumlah kelompok masyarakat, menjadi pertanyaan besar. Padahal disisi lain, PT SCM secara nyata banyak memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah.

Ratusan orang mengatasnamakan masyarakat pribumi lingkar tambang, yang lahir, hidup, dan terdampak langsung aktivitas tambang itu mendatangi halaman Kantor DPRD Konawe, dan Kantor Bupati Konawe, pada Selasa (07/4/2026). 

Perwakilan Konsorsium Masyarakat Pribumi Routa Konawe Mepokoaso (KMPRKM) dengan lantang menyatakan bahwa kelompok Aliansi Masyarakat Routa bahkan kini membuat aliansi baru diberi nama "Save Routa" yang selama ini vokal mengkritisi SCM bukanlah perwakilan dari masyarakat pribumi Routa. Massa KMPRKM menyatakan mendukung penuh keberadaan PT SCM karena dinilai telah membawa kemajuan signifikan, mulai dari infrastruktur jalan, bangunan umum, pengembangan SDM, hingga bantuan usaha bagi masyarakat lingkar tambang.

"Kami menyatakan sikap tegas. Oknum yang mengatasnamakan Save Routa itu bukan bagian dari kami. Kami masyarakat yang hidup berdampingan dengan investasi ini justru merasakan manfaatnya," ujar Randi Liambo selaku Koordinator Aksi ini.

“Hari ini kami hadir, kami putra asli dari leluhur kami di kecamatan routa tidak ada mengatas namakan oknum oknum tertentu tidak ada mengatas namakan politik ataupun kaum tertentu, kami melegitimasi diri kami sebagai penduduk asli pribumi asli dan kemudian ingin perubahan perubahan tidak ada konflik konflik sosial ataupun horizontal di daerah kami,” Ujarnya.

Dirinya menyatakan tidak ingin di Konawe ini ada konflik kepentingan yang dapat merugikan masyarakat. Sebagai masyarakat yang merasakan langsung dampak investasi, mendukung penuh masukan nya PT SCM. Dengan fakta, perusahaan telah banyak memberikan kontribusi positif, sektor ekonomi hingga sumber daya manusia. 

Menurut massa, pembangunan smelter tidak boleh dijadikan “Dalih” yang kemudian merongrong keberadaan invetasi didaerah itu sementara ada regulasi yang diterbitkan oleh pemerintah pusat terkait pembatasan yang smelter, “Masalah smeter itu hanya menjadi isyu untuk kepentingan kepentingan semata, masa itu smelter dikaitkan dengan pembebasan lahan, Ganti rugi tanaman kopi dan lain lainnya itukan tidak masuk akal, perlu kita telusuri motifnya ada apa, semuanya sudah sejak lama selesai Perusahaan dan juga pemda sudah sepakat bahwa tidak ada aturan yang kemudian bisa menabrak aturan dari PP 28 itu terkait moratorium Pembangunan smelter, tidak ada.” Orasinya.

Informasi yang dihimpun, jika saat ini laporan dugaan tindak pidana terkait Indikasi SKT Fiktif yang berada diareal Kawasan hutan Tengah bergulir di Aparat Penegak Hukum (APH), yang indikasinya dimana laporan atas dugaan SKT Fiktif diareal Kawasan Hutan di Kecamatan Routa yang diduga terkait dengan isyu isyu pembebasan lahan.

“Tentu kami mendukung untuk dibangun smelter atau pabrik, kami mendukung tapi kami tidak mendukung kemudian ada oknum oknum yang mengatas namakan Masyarakat Routa yang mencoba memecah rumpun keluarga kami disana, olehnya itu kami meminta kehadiran Pemerintah Kabupaten, DPRD dan semua stakeholder untuk mengatensi gerakan kami hari ini,” Pungkasnya.

Dengan Massa yang berbeda, senada dengan hal tersebut, Himpunan Aktivis Muda Konawe (HAM) Konawe memberikan dukungan terhadap keberadaan Investasi di Daerah ini Agus Salim Misman selaku Jendaral Lapangan dalam orasinya mendesak agar Bupati Konawe dan Ketua DPRD Konawe untuk selalu mendukung Investasi yang berada di Kabupaten Konawe khususnya di wilayah Kecamatan Routa salah satunya PT. SCM.

"Investasi yang masuk ini tentu memberikan dampak positif bagi daerah ini, bukan hanya di Routa saja tetapi masyarakat Konawe dari sumber dana Bagi Hasil (DBH) yang diterima oleh daerah” tegas Agus Salim.m

“Kami Mendesak Bupati Konawe dan Ketua DPRD Konawe untuk mengambil sikap tegas terhadap oknum yang memiliki tujuan tertentu yang nantinya dapat berpotensi memprovokasi Masyarakat sehingga menimbulkan konflik sehingga dapat mengganggu jalannya investasi yang berada di wilayah routa khusunya Perusahaan pertambangan PT. SCM” Pungkasnya.

 

Dukung Investasi, Wakil Bupati: Pembangunan Smelter Jangan Tabrak Aturan 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Yusran Akbar Raih Top Pembina BUMD 2026

Rabu, 15 April 2026 | 12:12 WIB

Ekonomi Konawe Kepulauan Tumbuh 5,03 persen

Selasa, 7 April 2026 | 08:31 WIB
X