Jumat, 28 Agustus 2026

Abdul Hakim Mahfudz Siap Jika Ditugaskan Maju sebagai Calon Ketum PBNU

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Senin, 10 Agustus 2026 | 09:04 WIB

RAKYAT SULTRA.id- KH Abdul Hakim Mahfudz menyatakan siap menjalankan amanah apabila mendapatkan tugas untuk maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Pernyataan tersebut disampaikan Abdul Hakim saat menghadiri kegiatan silaturahmi bersama sejumlah pengurus cabang Nahdlatul Ulama (NU) dari berbagai daerah di Jakarta.

Menurut Abdul Hakim, silaturahmi merupakan bagian dari tradisi NU yang menjadi ruang untuk mempererat hubungan sekaligus berdiskusi mengenai berbagai persoalan organisasi dan kehidupan masyarakat.

 

“Sore ini kami silaturahmi. Setelah tadi siang ada acara mendengarkan PBNU mengenai Qanun Asasi dan ini masih banyak dari PC-PC seluruh Indonesia. Kita berkumpul secara silaturahmi. Ini tradisi NU, silaturahmi, berdiskusi,” ujar Abdul Hakim.

 

Ia mengatakan, pertemuan tersebut juga menjadi momentum bagi pengurus NU dari berbagai daerah yang sedang berada di Jakarta untuk saling bertemu dan memperkuat komunikasi.

 

Abdul Hakim menilai tradisi silaturahmi dan diskusi penting untuk menjaga kesinambungan perjuangan NU. Menurutnya, setiap pertemuan antarpengurus diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat.

-

KH Abdul Hakim Mahfudz. (Istimewa)

Ketika ditanya mengenai kesiapannya jika mendapatkan amanah untuk maju dalam bursa calon Ketua Umum PBNU, Abdul Hakim menegaskan bahwa pengabdian di NU dapat dilakukan melalui posisi apa pun.

“Jadi kita berkhidmat di NU itu mau di posisi mana pun, kita bisa berkhidmat. Yang jadi pertimbangan itu bagaimana kita berkhidmat untuk menjadikan masyarakat lebih berkat,” katanya.

Ia menekankan bahwa khidmah di NU bukan semata-mata berkaitan dengan posisi maupun jabatan. Hal terpenting, kata dia, adalah bagaimana kader NU dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan meneruskan nilai-nilai kebaikan yang diwariskan para pendahulu.

“Pesan-pesan dari para ashab, pesan dari para leluhur. Menyemaikan kebaikan di mana pun kita berada. Mudah-mudahan nanti semuanya juga sama. Nggak perlu kita untuk mengharapkan kebaikan itu. Sama-sama kita berkhidmat di NU ini,” ujarnya.

Saat kembali ditanya mengenai kesiapannya apabila mendapat penugasan untuk maju sebagai calon Ketua Umum PBNU, Abdul Hakim memberikan jawaban tegas.

“Lah wong sudah ditugaskan ya harus siap, kan,” katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Terpopuler

X