Jumat, 28 Agustus 2026

PWNU Jateng Minta Presiden Prabowo Larang Elite Pemerintah Intervensi Muktamar NU

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:55 WIB

RAKYAT SULTRA.Id- Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah, Kiai Ubaidullah Shodaqoh meminta Presiden Prabowo Subianto melarang Aparatur Negara terlibat intervensi Muktamar ke-35 NU.Permintaan ini menyusul beredarnya kabar dugaan politik transaksional dan politik uang dalam pelaksanaan muktamar.

Dia mengingatkkan agar elite pemerintah tidak ikut campur tangan dalam penyelenggaraan kegiatan ini.Muktamar NU harus berjalan dengan independensi dan bebas dari ivestasi. Oleh karena itu, presiden perlu memberikan ultimatum kepada jajarannya.

“Saya minta Presiden mengingatkan, bahkan melarang semua aparatur negara melakukan tekanan,investasi, dan pengondisian dalam Muktamar NU, baik atas nama Istana, Presiden, atau pemerintah," kata Kiai Ubaid di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (26/8).

Adanya campur tangan pihak luar akan mencederai proses muktamar. Marwah NU pun akan dipertaruhkan.

Karena itu, ia mendorong seluruh pihak untuk mengedepankan etika organisasi, kebebasan memilih, serta menjaga proses Muktamar dari segala bentuk tekanan politik maupun transaksi kepentingan.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Terpopuler

X