Memiliki dukungan dari komunitas maupun tenaga profesional dapat membantu seseorang menghadapi tekanan hidup dengan cara yang lebih sehat.
Menurut Una, menjaga kesehatan mental bukanlah tujuan yang dicapai sekali saja.
Ada kalanya seseorang kembali terjebak dalam kebiasaan lama, seperti terlalu ikut campur dalam persoalan keluarga atau mengabaikan kebutuhan diri sendiri.
Perbedaannya terletak pada kesadaran untuk berhenti sejenak, mengevaluasi situasi, lalu memilih respons yang lebih sehat.
Belajar mengenali rasa lelah, kecewa, atau tidak nyaman juga menjadi cara memahami kapan seseorang perlu menetapkan batasan baru.
Pengalaman Una Quinn menunjukkan bahwa konflik keluarga mungkin tidak selalu bisa dihindari, bahkan setelah memasuki masa pensiun.
Namun, setiap orang tetap memiliki kesempatan untuk menentukan bagaimana menjaga kedamaian batin di tengah berbagai dinamika tersebut.
Dengan menetapkan batasan yang sehat, mengelola ekspektasi, serta membangun lingkungan yang mendukung, masa pensiun dapat menjadi fase kehidupan yang lebih tenang, bermakna, dan sesuai dengan kebutuhan pribadi.