Jumat, 28 Agustus 2026

Pantai Utara Jawa Kritis: Puluhan Desa di Pesisir Rentan Tenggelam

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Rabu, 1 Juli 2026 | 09:54 WIB

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 menunjukkan Desa Bedono sebenarnya adalah desa terluas di Kecamatan Sayung dengan luas mencapai 739 hektare.

 

Namun, riset spasial WALHI Jawa Tengah pada 2024 menemukan fakta mencengangkan: daratan Desa Bedono kini menyusut drastis dan hanya tersisa 94,33 hektare saja.

Akibatnya, sejumlah dusun hilang dari peta dan warganya terpaksa angkat kaki, antara lain:

- Dusun Tambaksari (tenggelam dalam rentang 1999–2000)

- Dusun Rejosari / Senik (tenggelam pada 2006)

- Dusun Mondoliko (tenggelam pada 2023)

Kehilangan daratan yang masif ini dipicu oleh kombinasi fatal antara kenaikan muka air laut yang mencapai ± 15,5 cm per tahun dan penurunan muka tanah yang berkisar antara 7–21 cm per tahun.

Desakan Hentikan Mega Proyek Giant Sea Wall

Melihat realita yang kian mendesak, Direktur Eksekutif WALHI Jawa Tengah, Fahmi Bastian, menyatakan bahwa pemerintah memiliki kewajiban moral dan hukum untuk melindungi hak antar generasi.

"Jika terus membiarkan pesisir tenggelam, maka negara bukan hanya gagal melindungi anak-anak hari ini, tetapi negara juga sedang merampas hak generasi masa depan atas ruang hidup yang aman, sehat, dan berkelanjutan," tegas Fahmi.

 

WALHI mendesak agar pemerintah mengevaluasi total kebijakan pembangunan di pesisir Jawa.

Pembangunan berbasis proyek skala besar dinilai justru akan memperparah kerusakan lingkungan yang sudah ada.

Sebagai solusi, WALHI menuntut pemerintah untuk segera menghentikan pengembangan mega proyek Giant Sea Wall (Tanggul Laut Raksasa) serta Kawasan Strategis Nasional Kedungsepur yang meliputi wilayah Kendal, Demak, Ungaran, Semarang, dan Purwodadi. 

Penanganan krisis iklim harus dimulai dengan menyelamatkan ekosistem alami Pantura, bukan dengan semenisasi skala besar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Api yang Belum Dijawab RUU Kehutanan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:30 WIB
X