hidup-sehat

Hati-Hati dengan Makanan dan Minuman ini, Bisa Meningkatkan Risiko Anda Terserang Kanker

Senin, 2 Oktober 2023 | 18:00 WIB
Daging merah yang berbahaya dan berisiko pada tubuh.

Hindari makanan yang digoreng karena bisa menyebabkan kanker.

Seperti daging merah, makanan yang digoreng adalah makanan pokok Amerika.

Contohnya ayam goreng, stik mozzarella, dan nugget ayam. Namun, makanan yang digoreng dikaitkan dengan kanker.

Pada tahun 2015, sebuah penelitian menemukan bahwa asupan tinggi makanan yang digoreng meningkatkan risiko kanker prostat sebesar 35 persen.

Ini juga terkait dengan kanker payudara, ginjal, pankreas, rektum, dan usus besar.

Pilihlah metode memasak lainnya. Pilihan yang lebih sehat termasuk memanggang, mengukus, dan merebus.

6. Kentang Goreng

Kentang goreng sangat berbahaya. Tidaklah membantu jika kentang goreng dan keripik kentang ada dimana-mana.

Kentang mengandung asparagine tingkat tinggi, asam amino. Saat digoreng, asparagin menghasilkan akrilamida, yang berpotensi menyebabkan kanker.

Penelitian telah menemukan hubungan korelasional antara makanan yang digoreng dan akrilamida, dengan konsumsi makanan yang digoreng dikaitkan dengan kanker kerongkongan, ginjal, payudara, dan ovarium.

Dibandingkan makanan lain, kentang goreng dan keripik kentang memiliki kadar akrilamida paling tinggi.

7. Tepung Putih Halus

Saat biji-bijian olahan diproses, lapisan kaya serat akan dihilangkan.

Lapisan ini juga mengandung bahan kimia tumbuhan yang bisa melindungi dari berbagai jenis kanker.

Misalnya, sebuah penelitian tahun 2007 menemukan hubungan antara produk tepung putih olahan dan kanker usus besar.

Halaman:

Tags

Terkini

Menpora Lepas Kontngen Paralimpiade Indonesia

Jumat, 16 Agustus 2024 | 09:41 WIB

5 Sayuran Ini Sahabat Terbaik Penderita Diabetes

Jumat, 5 April 2024 | 08:28 WIB

7 Manfaat Buah Naga Yang Belum Diketahui!

Senin, 1 April 2024 | 10:28 WIB

Tips Berbuka Puasa Agar Lambung Tak Gampang Sakit

Senin, 18 Maret 2024 | 09:10 WIB

5 Makanan Ini Terbukti Ampuh Kurangi Stres

Rabu, 28 Februari 2024 | 08:30 WIB