"Saya kira sangat-sangat punya potensi yang cukup besar. Dan sudah ada pabriknya di Indonesia gitu ya yang sudah beroperasi sehingga potensinya cukup besar,” ungkap dia.
Dengan demikian, kekayaan nikel masih menjadi modal penting bagi Indonesia untuk membangun industri baterai. Namun, peluang tersebut tidak cukup hanya mengandalkan ketersediaan bahan baku.
Indonesia perlu memperdalam hilirisasi hingga produksi sel baterai, membangun rantai pasok yang terintegrasi, serta menyesuaikan investasi dengan perkembangan teknologi baterai global.