Meutya juga menekankan pentingnya menggunakan media sosial secara bijak agar masyarakat tidak ikut menjadi bagian dari rantai penyebaran hoaks maupun disinformasi, yakni informasi yang sengaja dipalsukan atau dipelintir untuk menipu, menyesatkan, atau memengaruhi opini publik.
"Maka saya mengimbau, jangan menyebarkan informasi palsu dengan tujuan membuat ketakutan di tengah masyarakat menggunakan data yang tidak benar,” tegas Meutya.