Timbulkanlah inovasi kreatifitas yang asli budaya Buton, supaya tidak bergeser dengan budaya luar, jadi kita undang semua desa dan dikelompokan sesuai umur, jadi kembalilah ke harkat dan martabat ke-Butonan kita,” ungkapnya.
Selain itu Pj. Bupati Buton juga meminta pihak Diknas untuk menampilkan murid dan guru SD yang sedang mengikuti Workshop Gasing.
“Anak-anak SD perakilan sekolah dasar di kabupaten Buton yang sementara belajar berhitung cepat menggunakan metode Gasing untuk tampil dalam memeriahkan HUT Buton dan Pasarwajo, untuk menjadi motivasi buat anak-anak lainnya di Kabupaten Buton untuk cepat dan pandai berhitung.
Pj. Bupati Buton juga menginstruksikan agar segera membuat logo dan menentukan tema yang berkaitan dengan kebangkitan dari Aspal Buton.
“Segera persiapkan logonya karena itu penting sebagai bahan sosialisasi ketika membuat spanduk, dan kalau bisa dengan tema kebangkitan Aspal Buton atau Aspal Buton mendunia silahkan kreasikan,” katanya.
Mantan Kepala badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Utara ini, juga menyampaikan agar setiap acara yang merupakan rangkaian peringatan HUT agar ditingkatkan dari tahun sebelumnya.
“Untuk Pakande-kandea yang akan dilaksakan usai Upacara agar jumlah talang yang disediakan untuk bisa ditingkatkan dari jumlah tahun sebelumnya,” katanya.
Turut hadir, Sekretaris Daerah Kabupaten Buton, Asnawi Jamaluddin, S.Pd., M.Si. mewakili Kapolres Buton, Kabag Ops Polres Buton AKP Ilham, mewakili Kajari Buton, Kasubbag Pembinaan La Afan La Ifdi, S.H. para kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Buton. RS