Jumat, 28 Agustus 2026

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar Ke-35 NU di Jombang

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:50 WIB

RAKYAT SULTRA.id-Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Selain Presiden Prabowo, sejumlah tokoh nasional, pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga para menteri juga diundang untuk menghadiri forum lima tahunan tersebut.

 Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Selain Presiden Prabowo, sejumlah tokoh nasional, pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga para menteri juga diundang untuk menghadiri forum lima tahunan tersebut.

Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa Prabowo dijadwalkan hadir pada acara pembukaan. Sementara itu, kehadiran Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka masih menunggu kepastian.

 
 

“Presiden insyaallah (hadir). Wakil presiden belum dapat konfirmasi terkait itu,” kata Gus Ipul dalam keterangannya, Rabu (26/8).

Gus Ipul menambahkan, panitia telah mengundang berbagai tokoh untuk hadir dalam rangkaian Muktamar ke-35 NU. Undangan tersebut mencakup pimpinan sejumlah ormas dan para menteri di pemerintahan.

“Semua tokoh diundang. Ormas, pimpinan ormas, dan juga tentu para menteri,” ujarnya.

Dari sisi persiapan, panitia menyebut penyelenggaraan muktamar telah mencapai sekitar 95 persen. Berbagai kebutuhan, mulai dari lokasi kegiatan hingga tata kelola acara dan pelayanan bagi peserta maupun tamu undangan, telah dipersiapkan.

Panitia juga memanfaatkan teknologi dalam pengelolaan muktamar. Sistem berbasis chip dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) disiapkan untuk menunjang pelayanan peserta, termasuk urusan akomodasi, konsumsi, hingga pelaksanaan persidangan.

“Persiapannya sudah 95 persen. Lokasi acara sudah siap. Tata kelolanya sudah siap,” ucapnya.

Untuk memperkuat sistem pengawasan selama kegiatan berlangsung, lebih dari 100 kamera pengawas atau CCTV dipasang di kawasan pondok pesantren. Kamera pengawas tersebut ditempatkan untuk memantau sejumlah area, termasuk lokasi akomodasi, persidangan, konsumsi, serta berbagai aktivitas lain yang berkaitan dengan pelaksanaan muktamar.

Menurut Gus Ipul, penerapan teknologi tersebut diharapkan dapat membantu panitia mengawasi seluruh rangkaian kegiatan secara lebih efektif.

“Sehingga terpantau semua, tidak ada yang luput dari pantauan CCTV,” jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Terkini

Terpopuler

X