Jumat, 28 Agustus 2026

Konten Digital Jadi Jalan Baru Generasi Muda, Hidupkan Semangat Kemerdekaan

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:21 WIB

RAKYAT SULTRA.id-Kontribusi generasi muda untuk membangun negara dapat diwujudkan melalui ide, kreativitas, dan kepedulian yang dibagikan di ruang digital untuk mengajak orang lain belajar dan ikut menciptakan perubahan positif di lingkungan sekitar.
Semangat Kemerdekaan Republik Indonesia ini juga tercermin dalam diri Jerhemy Owen, yang mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan melalui berbagai inisiatif pelestarian alam.

Sebagai pemerhati lingkungan, Owen percaya bahwa upaya pelestarian alam nusantara membutuhkan perhatian dan dukungan dari banyak pihak. 

Karena itu, dia memanfaatkan media sosial seperti TikTok untuk membangun percakapan dengan komunitas sekaligus mengajak mereka berpartisipasi dalam berbagai inisiatif bersama masyarakat, pemerintah, komunitas, dan organisasi terkait. 
 

Owen menilai isu lingkungan perlu dikemas dengan bahasa yang lebih sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari agar lebih mudah dipahami masyarakat, terutama generasi muda.Menurut dia, persoalan seperti polusi, banjir, dan sampah merupakan pintu masuk untuk membuat isu lingkungan lebih relevan bagi publik.

 

“Karena ada masalah (lingkungan), artinya potensinya pun juga besar untuk kita perbaiki, untuk kita ambil peran supaya kita bisa memajukan Indonesia, membuat Indonesia menjadi lebih indah lagi secara alamnya,” kata Owen dalam konferensi pers, di Jakarta, Selasa (18/8).

 

Dalam membuat konten, dia menghindari penggunaan istilah yang terlalu kompleks. Dia juga memanfaatkan tren seperti olahraga dan gaya hidup agar pesan lingkungan tidak terasa berat bagi penonton media sosial.

“Akhirnya saya mempunyai ide kayak, oh kayaknya kita harus mengedukasi orang-orang Indonesia tapi dengan bahasa-bahasa yang mudah, supaya orang-orang Indonesia lebih aware, lebih mengerti juga, dan lebih relate terhadap lingkungan,” ujar Owen.

Dampak dari pendekatan tersebut, menurut Owen, mulai terlihat dari respons audiens yang kemudian tertarik menekuni bidang lingkungan. 

Dia berharap, di usia kemerdekaan Indonesia ke-81 tahun ini, semakin banyak anak muda yang tertarik pada isu lingkungan sehingga dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan muncul lebih banyak orang yang memiliki kepedulian dan inisiatif untuk menjaga lingkungan.

"Gimana cara kita tetap bersatu, saling dukung, dan gotong royong (peduli dengan lingkungan) sampai akhirnya kita bisa terus menjadi bangsa yang lebih maju,” tegas Owen.

Tak hanya lingkungan, kemerdekaan juga digaungkan anak muda lewat seni budaya.

 

Salah satunya dilakukan Elsa Novia kreator yang berfokus pada sejarah dan budaya komunitas Tionghoa-Indonesia, khususnya Peranakan Tionghoa dan Cina Benteng. 

Lulusan Ilmu Gizi ini awalnya mencoba membuat konten di TikTok pada 2022 dengan berbagai topik, mulai dari memasak hingga kesehatan.

Namun, fokus konten Elsa berubah ketika sebuah video tentang tradisi peringatan satu tahun wafat sang nenek menurut adat Tionghoa mendapat sambutan luas dari masyarakat. 

 

"Sejak saat itu, saya memutuskan untuk mengangkat sejarah dan budaya Tionghoa-Indonesia dengan gaya bercerita yang ringan dan menarik bagi generasi muda," kata Elsa Novia.

Untuk memastikan akurasi dari setiap cerita yang dia bagikan di TikTok, Elsa melakukan riset dari berbagai sumber, mulai dari buku dan jurnal hingga berdiskusi dengan budayawan Peranakan seperti Oey Tjin Eng, Udaya Halim dan Hendra Lim. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Terpopuler

X