RAKYAT SULTRA.id-Bursa transfer musim panas 2026 kembali menunjukkan betapa kuatnya daya beli klub-klub Premier League. Hingga pertengahan Agustus, total pengeluaran klub kasta tertinggi Liga Inggris telah mencapai £ 2,14 miliar.
Jumlah tersebut masih bisa bertambah karena bursa transfer belum ditutup.
Dengan lebih dari dua pekan tersisa sebelum deadline, rekor belanja £ 3,14 miliar yang tercipta pada musim panas 2025 masih terbuka untuk dikejar.
Data yang diberikan Paul Macdonald, pendiri FootballTransfers.com, kepada BBC Sport menunjukkan pengeluaran Premier League musim ini sudah melewati total belanja pada musim panas 2024 yang mencapai £ 1,98 miliar.
Angka tersebut juga lebih tinggi dibandingkan musim panas 2022 dengan £ 1,94 miliar, 2021 sebesar £ 1,13 miliar, serta 2020 yang berada di angka £ 1,32 miliar.
Hanya pengeluaran pada 2023 sebesar £ 2,36 miliar dan rekor £ 3,14 miliar pada 2025 yang masih berada di atasnya.
Jika melihat aktivitas transfer yang masih berlangsung, Premier League berpeluang kembali mencatat sejarah.
Namun, yang menarik bukan hanya besarnya uang yang keluar, melainkan juga bagaimana dana tersebut berputar di antara klub-klub Inggris.
Kekuatan finansial Premier League terlihat jelas ketika dibandingkan dengan kompetisi elite Eropa lainnya.
Klub-klub Inggris telah mengeluarkan £ 2,14 miliar, sementara Serie A baru mencapai £ 780 juta. La Liga berada di angka £ 515 juta, Bundesliga £ 505 juta, dan Ligue 1 £ 412 juta.
Dengan kata lain, Premier League sudah menghabiskan uang lebih banyak dibandingkan gabungan empat liga besar tersebut.
Chelsea menjadi klub dengan belanja terbesar sejauh ini. The Blues telah mengeluarkan sekitar £ 348 juta untuk mendatangkan pemain.
Tottenham Hotspur berada di posisi berikutnya dengan £228 juta, sedangkan Arsenal dan Manchester City sama-sama menghabiskan £ 151 juta.
Chelsea, Tottenham, dan Manchester City juga telah memecahkan rekor transfer klub masing-masing pada musim panas ini.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.