Jumat, 28 Agustus 2026

Setoran Parkir Tunjungan Surabaya Tembus Rp 2,6 Juta dalam Semalam usai Digitalisasi

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Kamis, 30 Juli 2026 | 08:45 WIB

RAKYAT SULTRA.id- Pemkot Surabaya mencatat setoran parkir di Jalan Tanjung Anom, kawasan Tunjungan Surabaya melonjak meningkat signifikan usai penerapan sistem digitalisasi. 

Setoran yang sebelumnya hanya sekitar Rp 600 ribu kini menembus sekitar Rp 2,6 juta dalam semalam. Artinya ada kenaikan lebih dari empat kali lipat dibanding era sebelum digitalisasi diterapkan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, peningkatan pendapatan tersebut merupakan hasil evaluasi yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) dan OPD terkait tentang pengelolaan parkir non tunai.

membuat saya terkejut adalah hasilnya. Setoran parkir pada Sabtu malam biasanya hanya sekitar Rp 600 ribu. Namun (sejak parkir digital) setoran mencapai Rp 2,6 juta dalam satu malam," tuturnya, Rabu (29/7).
 

Di Jalan Tanjung Anom, hasil evaluasi menunjukkan selain tidak ada lagi kendaraan yang parkjr di trotoar. juru parkir juga konsisten menerapkan sistem pembayaran non tunai (digital) di lapangan.

 

"Di Jalan Tanjung Anom (kawasan Jalan Tunjungan Romansa) memang tetap melibatkan juru parkir, tetapi petugas Dishub ikut berjaga untuk memastikan seluruh pembayaran dilakukan secara non-tunai," imbuh Eri.

Keberhasilan ini mendorong Pemkot Surabaya menerapkan pola serupa di seluruh titik parkir di Surabaya. 

Eri menilai langkah tersebut akan memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai potensi pendapatan parkir di setiap lokasi.

"Dishub harus menangani langsung seluruh titik parkir, tetapi juru parkir tetap diberdayakan di lokasi. Dengan cara itu potensi (peningkatan setoran parkir) di setiap titik parkir bisa diketahui," ucapnya.

Selama masa uji coba, seluruh pendapatan parkir akan direkap setiap hari sebagai bahan evaluasi. Setelah itu, pengelolaan dapat dikembalikan kepada juru parkir dengan pengawasan yang tetap berjalan.

 

"Saya meminta seluruh titik parkir ditangani langsung oleh Dishub selama satu minggu sebagai uji coba. Setelah itu bisa dikembalikan kepada jukir dengan catatan sistem pengawasannya tetap berjalan," kata Eri.

Meski sistem parkir digital mulai menunjukkan hasil positif, Pemkot Surabaya tidak berpuas diri.

Eri meminta masyarakat untuk aktif melapor apabila menemukan juru parkir yang menolak pembayaran non tunai. 

"Bagi saya yang paling membahagiakan adalah evaluasi yang dilakukan Dishub tidak berhenti pada pembenahan, tetapi juga melahirkan inovasi. Saya mengajak seluruh warga Surabaya untuk membantu saya dengan membayar parkir secara non-tunai," pungkasnya. 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Api yang Belum Dijawab RUU Kehutanan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:30 WIB
X