Jumat, 28 Agustus 2026

Daftar Kelompok Paling Banyak Terjangkit HIV di Sidoarjo, Mulai dari Pasien TB hingga PSK

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Rabu, 29 Juli 2026 | 08:25 WIB

RAKYAT SULTRA.id-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap kelompok-kelompok yang paling banyak ditemukan terjangkit HIV di Kabupaten Sidoarjo. Pengelompokan ini bukan untuk memberikan stigma, melainkan untuk membuat kewaspadaan dini agar pemeriksaan HIV dapat dilakukan secepat mungkin.

Data Kemenkes menunjukkan mayoritas kasus HIV di Sidoarjo berasal dari penularan horizontal yang ditemukan melalui layanan kesehatan pada berbagai kelompok sasaran, mulai dari laki-laki yang berhubungan seksual dengan laki-laki (LSL), pasien tuberkulosis (TB), ibu hamil, hingga pekerja seks perempuan (PSK).

Lebih dari Seribu Kasus HIV Ditemukan pada Usia 0–24 Tahun

Berdasarkan data Kemenkes terkait situasi HIV Kabupaten Sidoarjo, sejak 2001 hingga Juni 2026 telah ditemukan sebanyak 1.183 kasus HIV kumulatif pada kelompok usia 0–24 tahun.

Menurut Kemenkes, peningkatan jumlah kasus yang ditemukan dari tahun ke tahun berlangsung seiring semakin luasnya cakupan layanan tes HIV di rumah sakit, puskesmas, klinik, maupun layanan berbasis komunitas. Karena itu, kenaikan angka penemuan kasus tidak dapat langsung diartikan sebagai meningkatnya penularan HIV.

Kelompok Usia 11–17 Tahun Didominasi Penularan Horizontal

Pada kelompok usia 11–17 tahun ditemukan 60 kasus HIV. Sebanyak empat kasus berasal dari penularan vertikal atau dari ibu ke anak, sedangkan 56 kasus merupakan penularan horizontal.

Kasus tersebut ditemukan pada berbagai kelompok sasaran, antara lain pasien tuberkulosis, laki-laki yang berhubungan seksual dengan laki-laki (LSL), ibu hamil, pasangan ODHIV, pekerja seks, serta kelompok yang belum teridentifikasi faktor risikonya.

Hingga Juni 2026, sebanyak 34 remaja masih menjalani pengobatan, tujuh orang meninggal dunia, dan 19 lainnya berstatus lost to follow-up (LFU).

LSL Jadi Kelompok dengan Temuan Kasus Terbanyak pada Usia 18–24 Tahun

Kelompok usia 18–24 tahun mencatat jumlah kasus HIV paling besar, yakni 1.006 kasus. Dari jumlah tersebut, 1.005 kasus merupakan penularan horizontal.

Sebagian besar kasus ditemukan melalui layanan pada kelompok populasi kunci dengan rincian sebagai berikut:

Laki-laki yang berhubungan seksual dengan laki-laki (LSL): 521 kasus

Populasi yang belum teridentifikasi faktor risikonya: 210 kasus

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Api yang Belum Dijawab RUU Kehutanan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Terpopuler

X