Jumat, 28 Agustus 2026

Eks Persebaya Surabaya Senjata Rahasia Singapura, Timnas Indonesia Wajib Waspada di Piala AFF 2026

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Rabu, 22 Juli 2026 | 14:02 WIB

RAKYAT SULTRA.id-Timnas Singapura membawa mantan gelandang Persebaya Surabaya, Song Ui-young, dalam daftar 25 pemain untuk menghadapi Piala AFF 2026.

Kehadiran pemain berpengalaman tersebut menjadi salah satu ancaman bagi Timnas Indonesia yang akan bersaing di Grup A bersama Vietnam, Kamboja, serta pemenang play-off Brunei Darussalam kontra Timor Leste pada turnamen yang berlangsung 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.

Mengapa Song Ui-young Layak Diwaspadai Timnas Indonesia?

Song Ui-young menjadi salah satu nama yang paling menarik dalam skuad Singapura karena memiliki pengalaman bermain di Indonesia bersama Persebaya Surabaya. Pengalaman tersebut membuat gelandang berusia 31 tahun itu memahami atmosfer pertandingan, karakter pemain, hingga intensitas sepak bola Indonesia.

Pelatih Gavin Lee tetap memasukkan Song sebagai bagian penting di lini tengah Singapura. Pengalamannya dipadukan dengan kualitas teknik dan visi bermain diharapkan mampu mengatur tempo permainan The Lions saat menghadapi lawan-lawan kuat di Grup A.

Song bukan satu-satunya pemain yang mengenal sepak bola Indonesia. Jacob Mahler, yang sebelumnya memperkuat Madura United, juga dipanggil memperkuat Singapura.

Bek sekaligus gelandang bertahan tersebut dinilai memiliki pemahaman terhadap gaya permainan pemain-pemain Indonesia sehingga bisa menjadi keuntungan tambahan bagi timnya. 

Dominasi Lion City Sailors Jadi Kekuatan Utama Singapura

Mayoritas pemain yang dipanggil Gavin Lee berasal dari Lion City Sailors. Sebanyak 11 pemain dari klub tersebut masuk dalam skuad final, menjadikan Singapura memiliki fondasi permainan yang sudah terbentuk sejak level klub.

Di lini belakang terdapat Lionel Tan, Ryhan Stewart, Nur Adam Abdullah, hingga Hariss Harun yang sudah terbiasa bermain bersama. Kekompakan itu menjadi modal penting untuk membangun organisasi pertahanan yang solid sepanjang turnamen.

Sektor tengah juga didominasi pemain Lion City Sailors seperti Kyoga Nakamura,Song Ui-young, Farhan Zulkifli, Glenn Kweh, dan Hami Syahin. Chemistry yang telah terbangun membuat Gavin Lee tidak perlu banyak melakukan penyesuaian terhadap pola permainan tim nasional.

Keuntungan tersebut diperkirakan akan membantu Singapura menghadapi jadwal padat Piala AFF 2026. Dengan waktu persiapan yang relatif singkat, keberadaan banyak pemain dari satu klub menjadi nilai tambah dibandingkan harus membangun kerja sama dari awal.

 

Perpaduan Pengalaman dan Talenta Muda

Selain mengandalkan pemain Lion City Sailors, Singapura juga mendapat kontribusi besar dari Tampines Rovers yang menyumbang enam pemain. Nama-nama seperti Syazwan Buhari, Amirul Adli, Raoul Suhaimi, Joel Chew, Shah Shahiran, serta Jacob Mahler menambah kedalaman skuad.

Young Lions mengirim tiga pemain, yakni Izwan Mahbud, Luth Harith, dan Nathan Mao. Sementara Hougang United menyumbang Ridhuan Barudin serta Saifullah Akbar.

Singapura juga tetap mempercayai pemain yang berkarier di luar negeri. Harhys Stewart yang kini bermain untuk Chiangrai United di Liga Thailand kembali dipanggil untuk memperkuat tim nasional dan diharapkan membawa pengalaman dari kompetisi luar negeri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Terpopuler

X