Spanyol melaju ke babak puncak dengan catatan impresif dan belum pernah terkalahkan, di mana mereka hanya sempat ditahan imbang 0-0 oleh Cape Verde di laga pembuka grup. Tim Matador tampil kolektif dengan mengandalkan bintang muda berusia 19 tahun, Lamine Yamal, yang diprediksi akan memulai era baru sepak bola dunia.
Sementara itu, Argentina datang sebagai juara bertahan yang sarat mental juara. Tim Tango masih bertumpu pada magis Lionel Messi yang berambisi membawa negaranya menyamai rekor Italia dan Brasil untuk meraih trofi Piala Dunia secara berturut-turut.
Tagging: Piala Dunia 2026, sepak bola, Spanyol vs Argentina, final Piala Dunia, sepak bola dunia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Editor: Efendy
Terkini
Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:32 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:30 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:28 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:27 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:24 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:22 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:18 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:14 WIB
Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:01 WIB
Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:57 WIB
Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:54 WIB
Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:16 WIB
Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:04 WIB
Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:00 WIB
Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:55 WIB
Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:49 WIB
Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:45 WIB
Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:42 WIB
Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:38 WIB
Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:35 WIB