Jumat, 28 Agustus 2026

Lanal Lampung jadi Lokasi Berlabuh dan Sandar Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Jumat, 17 Juli 2026 | 13:59 WIB

Bakal Dinamai KRI Gadjah Mada Atau KRI Panglima Soedirman

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan hal itu saat ditanyai oleh awak media di Jakarta pada Kamis (18/6).

Menurut Ali, 2 nama tersebut telah masuk untuk diserahkan kepada Presiden Prabowo. Namun, keputusan final belum disampaikan.

”Namanya belum ditentukan, nanti kami nunggu mungkin dari bapak presiden atau dari menhan akan memberikan usulan namanya. Memang salah satunya itu, salah satu usulannya ada Gadjah Mada, ada Panglima Soedirman,” ucap Ali.

Selain kedua nama tersebut, orang nomor satu di TNI AL itu mengungkapkan bahwa pihaknya fokus pada persiapan awak kapal induk yang didatangkan dari Italia tersebut.

Sementara terkait dengan perbaikan kapal yang kini masih bernama Giuseppe Garibaldi itu menjadi urusan Kementerian Pertahanan (kemhan).

”Itu Kementerian Pertahanan yang lebih paham masalah anggaran maupun biayanya. Yang penting kami siap mengawaki,” tegasnya.

 

Kemhan Konfirmasi Pengiriman Giuseppe Garibaldi ke Indonesia

Kementerian Pertahanan (kemhan) telah mengonfirmasi progres pengiriman kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Italia ke Indonesia.

Saat ini, persiapan sedang berlangsung. Kapal induk pertama untuk Indonesia itu bakal tiba tahun ini.

”Kapal (Induk) Garibaldi masih proses, sedang berjalan dan sudah dalam proses tahapan untuk persiapan pengiriman ke Indonesia,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait.

Meski sudah pasti dikirim ke Indonesia tahun ini, Rico menyatakan bahwa pengiriman kapal induk tersebut akan bergantung pada kondisi dan situasi di Selat Hormuz.

Mengingat saat ini situasi masih panas dan konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS) belum mereda.

”Dengan kondisi Selat Hormuz, yang konflik juga di sana, jadi mungkin ada keterbatasan distribusi, waktu pengiriman dan sebagainya,” terang Rico.

Khusus persiapan pengawak kapal induk tersebut, Kemhan menyerahkan sepenuhnya kepada TNI AL.

Rico yakin, Angkatan Laut sudah menyiapkan awak kapal terbaik untuk menjadi pengawak kapal induk tersebut.

”Penyiapan personel itu semua ada di TNI AL, karena sudah disiapkan untuk pelatihan dan sebagainya, nanti itu yang akan mengawaki,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Api yang Belum Dijawab RUU Kehutanan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Terpopuler

X