Kemenangan tersebut meningkatkan peluang juara Argentina secara signifikan dibanding sebelum semifinal. Namun, mereka tetap dipandang sebagai underdog saat menghadapi Spanyol.
Penampilan melawan Inggris disebut sebagai performa terbaik Argentina sepanjang turnamen. Mereka hanya memberi lima tembakan kepada lawan dan mampu menciptakan peluang dengan total xG mencapai 1,81 pada babak kedua.
Pengalaman tampil di pertandingan besar menjadi senjata utama La Albiceleste. Sebagian besar pemain sudah merasakan atmosfer final Piala Dunia maupun Copa America sehingga tidak akan mudah kehilangan ketenangan.
Sosok Lionel Messi kembali menjadi pusat permainan Argentina. Kapten La Albiceleste telah mengoleksi delapan gol dan total 12 kontribusi gol setelah mencatat dua assist ketika menyingkirkan Inggris di semifinal.
Argentina juga memiliki salah satu penjaga gawang terbaik dalam adu penalti. Emiliano Martinez selalu memenangkan empat adu penalti bersama tim nasional sehingga dapat menjadi faktor penting jika final berlangsung hingga babak tos-tosan.
Prediksi bursa tidak hanya melihat kualitas individu pemain dalam menentukan peluang juara. Kedalaman skuad, pengalaman di laga besar, kondisi fisik, kualitas penjaga gawang hingga organisasi pertahanan menjadi faktor utama yang memengaruhi perubahan odds.
Rekor pertahanan Spanyol menjadi alasan terbesar mereka lebih difavoritkan. Hanya kebobolan satu gol dalam tujuh pertandingan menunjukkan keseimbangan permainan yang sangat sulit ditembus lawan.
Sebaliknya, Argentina lebih banyak mengandalkan pengalaman dan mental bertanding. Mereka telah mencetak sembilan gol pada menit ke-79 atau setelahnya, termasuk babak tambahan waktu, sepanjang fase gugur Piala Dunia 2026. Kemampuan bangkit pada menit-menit akhir memperlihatkan karakter juara yang masih dimiliki Lionel Messi dan rekan-rekannya.
Namun, menghadapi Spanyol yang lebih segar secara fisik diperkirakan menjadi tantangan paling berat sepanjang turnamen. Cuaca di New Jersey juga diperkirakan memengaruhi jalannya pertandingan. Kondisi siang yang cukup panas berpotensi membuat tempo laga lebih lambat dan menuntut kesabaran kedua tim dalam membangun serangan.
Meski Argentina pernah menang 2-1 atas Spanyol pada Piala Dunia 1966, sejarah dipastikan tidak banyak memengaruhi pertandingan kali ini. Pertemuan terakhir kedua negara terjadi pada laga uji coba 2018 ketika Spanyol menang telak 6-1.
Melihat seluruh indikator performa, kedalaman skuad, hingga konsistensi permainan, Spanyol memang layak menyandang status favorit juara. Namun, kehadiran Lionel Messi serta pengalaman Argentina di laga besar membuat final Piala Dunia 2026 tetap berpotensi menghadirkan kejutan hingga peluit akhir berbunyi.