RAKYAT SULTRA.id-Upaya penyelundupan belasan unit sepeda motor yang diduga hasil curian ke Pulau Sumatera digagalkan aparat kepolisian.
Tim Tiger Unit Reskrim Polsek Tambora menyergap sebuah truk yang mengamuflase barang curiam tersebut di balik tumpukan perabot rumah tangga hingga mainan anak-anak.
Aksi kejar-kejaran sempat terjadi sebelum petugas akhirnya menghentikan truk bermuatan mencurigakan tersebut di kawasan Exit Tol Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Langkah taktis ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam Operasi Berantas Jaya tahun 2026.
Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat menjelaskan, pengungkapan ini bermula dari aduan masyarakat, Selasa (7/7). Warga melaporkan adanya aktivitas mencurigakan dari sebuah truk yang diduga membawa kendaraan hasil kejahatan.
"Informasi awal menyebutkan truk tersebut akan melintas di kawasan Jalan Tubagus Angke, Jakarta Barat," ujar AKP Wahyu, Selasa (14/7).
Mendapat laporan, Tim Tiger langsung bergerak cepat ke lokasi. Namun, setibanya di Tubagus Angke, truk target ternyata sudah meluncur masuk ke dalam jalan tol.
Penyamaran Rapi Menggunakan Ember dan Lemari
Petugas segera melakukan pelacakan intensif hingga mendeteksi keberadaan truk di ruas Tol Cikupa. Tanpa membuang waktu, pengejaran dilakukan hingga kendaraan besar tersebut berhasil dihentikan di Exit Tol Cikupa.
Saat dilakukan pemeriksaan intensif, polisi menemukan tumpukan perabot rumah tangga yang disusun rapi. Namun, di balik tumpukan tersebut, tersimpan belasan unit sepeda motor.
"Kami menemukan satu truk yang mengangkut 12 unit sepeda motor. Seluruh kendaraan ditumpuk dan disamarkan dengan berbagai barang rumah tangga serta mainan anak-anak," jelas AKP Wahyu.
Modus ini sengaja digunakan pelaku untuk mengelabui petugas di sepanjang jalan tol menuju pelabuhan penyeberangan.
"Motor-motor ditutupi sapu, ember, lemari, hingga mainan anak-anak. Dari luar, truk tampak hanya membawa barang pindahan biasa," tambahnya.
Dua Motor Milik Korban Begal/Pencurian
Setelah truk beserta muatannya diamankan ke Mapolsek Tambora, penyidik langsung memeriksa nomor rangka dan nomor mesin seluruh kendaraan untuk dicocokkan dengan data laporan kehilangan.
Hasil sementara menunjukkan, dua dari 12 motor tersebut telah terkonfirmasi sebagai barang bukti hasil pencurian berdasarkan laporan polisi (LP) di Polsek Kebon Jeruk dan Polsek Cengkareng.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.