Jumat, 28 Agustus 2026

Jangan Remehkan Menonton Olahraga, Ternyata Bisa Meningkatkan Kesehatan Mental Menurut Penelitian

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Selasa, 7 Juli 2026 | 08:47 WIB

Area otak ini akan bekerja lebih aktif ketika seseorang menyaksikan cabang olahraga yang benar-benar diminatinya.

Menariknya, peneliti juga menemukan bahwa orang yang rutin menonton pertandingan olahraga menunjukkan perubahan pada struktur otak yang berkaitan dengan sistem penghargaan tersebut. 

Artinya, aktivitas sederhana ini berpotensi membuat seseorang lebih mudah merasakan emosi positif dalam kehidupan sehari-hari.

Semakin sering seseorang menikmati pertandingan olahraga yang disukai, semakin besar pula peluang untuk memperoleh manfaat psikologis dari aktivitas tersebut. 

Hal ini menunjukkan bahwa hiburan juga dapat memberikan dampak nyata terhadap fungsi otak.

3. Mempererat Hubungan Sosial

Menonton olahraga hampir selalu identik dengan kebersamaan. 

Banyak orang memilih menyaksikan pertandingan bersama keluarga, teman, komunitas, atau sesama pendukung klub favorit. 

Interaksi tersebut secara tidak langsung memperkuat hubungan sosial yang menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan mental.

Bahkan ketika pertandingan telah berakhir, pengalaman yang sama sering menjadi bahan percakapan yang mempererat komunikasi. 

Diskusi mengenai strategi permainan, performa pemain, hingga hasil pertandingan mampu menciptakan rasa memiliki dalam sebuah komunitas.

Para peneliti menyebut bahwa hubungan sosial yang terbangun melalui olahraga menjadi salah satu alasan utama mengapa aktivitas ini mampu meningkatkan kesejahteraan psikologis. 

Semakin baik kualitas hubungan sosial seseorang, semakin rendah pula risiko mengalami kesepian maupun stres berkepanjangan.

4. Memberikan Manfaat bagi Semua Kelompok Usia

Manfaat menonton olahraga tidak hanya dirasakan oleh anak muda atau penggemar fanatik. 

Sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 5.000 lansia di Jepang selama 6 tahun menunjukkan bahwa mereka yang rutin menonton pertandingan olahraga memiliki risiko lebih rendah mengalami gejala depresi dibandingkan mereka yang jarang menonton.

Selain itu, para lansia yang gemar mengikuti pertandingan juga diketahui lebih aktif bersosialisasi dan memiliki jaringan pertemanan yang lebih luas. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Api yang Belum Dijawab RUU Kehutanan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Terpopuler

X