“Jadi ada 10 besar IPH Minggu pertama Januari ini, Sultra masuk 2 Kabupaten yakni Muna Barat dan Buton dengan IPH 3,31 persen dengan komoditas andil terbesarnya ikan kembung, bawang merah dan cabai merah,” jelasnya.
Tentunya Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sultra dengan data ini harus segera mengambil langkah-langkah strategis untuk segera mengintrospeksi utamanya dua kabupaten yang IPH nya Minggu pertama Januari ini sangat tinggi.
TPID juga harus segera mengkoordinasikan hal ini kepada TPID Muna Barat dan TPID Buton agar segera mengambil langkah-langkah aksi untuk segera turun ke lapangan dan langkah-langkah yang harus dikerjakan untuk menekan laju IPH.
“Pengalaman tahun kemarin Muna Barat 3 Minggu berturut-turut IPHnya tertinggi nasional, bapak Mendagri selalu mewanti-wanti daerah untuk terus melakukan penanganan terkait inflasi karna ada sanksi,” bebernya.
Selain itu, Ari menyampaikan pekan ini pihaknya akan segera melaksanakan gerakan pangan murah di Muna Barat dan Buton.
“Untuk itu mohon Support dari teman-teman ada dari perkebunan, koperasi, karantina, Bulog mari kita bersama-sama, Bulog khususnya beras yang masih menjadi komoditas penyumbang IPH khususnya Muna Barat. Untuk kita bersama-sama mengintrospeksi sehingga mudah-mudahan dengan introspeksi kita akan segera turun tentunya,” pintanya.
“Tadi saya sudah hubungi Bapak Pj. Bupati Muna Barat dan Pj. Bupati Buton untuk segera mengambil langkah-langkah terkait dengan data ini, kita tau bersama bahwa Pj. Gubernur terus memonitor dan meminta informasi terkait IPH ini, terkait dengan inflasi yang ada di daerah kita,” tutupnya. EDISI/RS