“Besok kita akan cek lapangan, untuk melihat update situasi di lahan persawahan di Amohalo yang juga terdampak El Nino,” pungkasnya.
Sementara itu, salah satu tim Wartawan Peduli Bencana Kekeringan Air bersih, Hengky Iriawan mengatakan bahwa sampai saat ini jumlah tandon air yang sudah di distribusikan sudah mencapai 43 tandon yang disebar di 3 Kecamatan yakni Kecamatan Baruga, Kecamatan Abeli dan Kecamatan Wua-wua.
“Sampai Hari Minggu, 22 Oktober ini, dari total 53 tandon air yang terkumpul, kami sudah mendistribusikan bantuan tandon air bersih sebanyak 43 tandon air yang tersebar di 3 Kecamatan di Kota Kendari, dan stok kami tinggal 10 tandon air yang merupakan hasil donasi wartawan dan pihak lainnya yang peduli akan situasi kekeringan saat ini,” ungkapnya.
Lanjutnya, mengatakan bahwa apabila ada rekan-rekan wartawan atau pihak lainnya yang ingin berdonasi air bersih, pihaknya masih membuka donasi akan hal tersebut.
“Kalau ada yang ingin berdonasi untuk berpartisipasi meringankan kebutuhan air bersih warga, kami masih membuka ruang untuk donasi, dan langkah ini merupakan bagian implementasi bahwa bencana apapun itu, harus ditangani secara bersama dengan Konsep Pentahelix,” tutupnya. FJR/RS