Konflik internal di Partai Golkar selama ini telah membuat partai tersebut hanya sibuk mengurus dirinya sendiri, dan tidak sempat memikirkan rakyat.
Untuk itu, Partai Golkar ke depan harus dekat dengan publik, harus transparan, dan harus terbuka terhadap pemikiran-pemikiran dari masyarakat. Munas harus jadi momen Golkar berbalik I00 persen untuk bangkit.
Ada dalam caketum Golkar yakni Seya Novanto, Ade Komarudin, Priyo Budi Santoso, Airlangga Hartarto, Aziz Syamsuddin, Syahrul Yasin Limpo, Mahyudin, Indra Bambang Utoyo.
Dari ketujuh caketum Golkar bersatu menjelang Munaslub. Belum menyatukan dukungan, mereka baru bersatu menolak wacana pemilihan lewat voting terbuka yang berujung aklamasi.
"Dari delapan calon, tujuh calon ada kesepakatan bersama untuk menjaga Munaslub berjalan demokratis sesuai AD/ART partai golkar terkecuali Setya Novanto bertahan Sendiri. (rs)