Pihaknya sudah menyampaikan kepada pihak berwenang atas beredarnya selebaran tersebut. Hal ini penting supaya bisa menjadi peringatan dini.
"Selebaran itu kami dapatkan dari relawan kami di lapangan," akunya.
Sebenarnya kata Endang, tim Zayat Syahriah sangat sedih atas kasus yang menimpa Nur Alam. Karena keprihatinan itulah, tim Zayat-Syahriah bahkan banyak yang menyampaikan dukungan moril terhadap Gubernur Sultra Nur Alam dalam aksi yang baru baru ini berlangsung di eks MTQ Kendari.
"Saya sendiri, begitu penggeledahan (rumah Nur Alam) di Kendari, saya langsung datang di rumah beliau di Jakarta untuk memberi penguatan. Jadi saya kira, hanya orang sinting yang senang kalau saudaranya kena musibah seperti ini," jelasnya.
Dalam waktu dekat, Zayat-Syahriah juga akan melakukan doa bersama untuk mendoakan gubernur semoga upaya hukum yang dilakukan di PN Jakarta Selatan bisa diterima.
Meski mendukung Nur Alam menempuh upaya hukum, namun Endang menegaskan tidak bisa menghalangi KPK.
"KPK anak kandung reformasi. Hanya harapan kami, KPK benar-benar meletakkan hukum di atas segalanya," pungkasnya. (*/a)