Jumat, 28 Agustus 2026

Oknum Polisi Arogan Diduga Hajar Tukang Batu

Photo Author
Administrator, Rakyat Sultra
- Selasa, 19 April 2016 | 10:04 WIB
Syahrul (16) terbaring lemas saat dirawat di Ruang IGD Rumah Sakit Bahteramas Kendari, Senin (18/4
Syahrul (16) terbaring lemas saat dirawat di Ruang IGD Rumah Sakit Bahteramas Kendari, Senin (18/4

“Jika terbukti bersalah pasti ada sanksi, banyak alternatifnya ada sanksi teguran, jika diulanginya lagi bisa dikenakan penurunan pangkat sampai pada sanksi pemecatan,” tegasnya.

Sementara, Brigadir Radikal Patma Irianto saat dikonfirmasi via seluler mengatakan, pihaknya dalam melakukan penangkapan sesuai dengan keterangan saksi. Diketahuinya korban yang hendak ditangkap adalah pelaku pemalak di rumah makan.

Dia membantah telah melakukan penganiayaan terhadap korban.

“Korban mengalami luka diseluruh tubuhnya karena jatuh dari motor di Pasar Laino pada saat mau ditangkap. Setelah ditangkap korban itu kita bawah dilokasi dia memalak, salah satunya rumah makan milik warga yang melaporkan kepada kami itu,” ungkapnya.

Meski begitu, Radikal mengakui sebelumnya meminta kepada keluarga korban untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Bahkan Radikal berjanji untuk menanggung semua biaya pengobatan korban saat di rumah sakit.

“Ketika kami mendatangi korban, pada saat pertemuan pertama dengan pihak keluarga korban mereka mau untuk diselesaikan secara kekeluargaan dan pihaknya siap menanggung biaya rumah sakit. Dan baru pada pertemuan keduanya pihak keluarga tidak mau untuk diselesaikan secara damai,” terangnya. (rs)

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X