Ketua TP PKK Kota Kendari Hj. Sri Lestari Sulkarnain S.Pd saat meninjau Intervensi Pelayanan Keluarga Berencana di UPTD Puskesmas Benubenua. Foto: Herdy/Rakyat Sultra.
KENDARI - Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 28 tahun 2021 yang jatuh pada 29 Juni mendatang, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB) mengadakan Intervensi Pelayanan Keluarga Berencana di UPTD Puskesmas Benu-Benua Kecamatan Kendari Barat, baru-baru ini.
Dikesempatan ini pun, Ketua TP PKK Kota Kendari Hj. Sri Lestari Sulkarnain mendeklarasikan Sejuta Akseptor untuk Kota Kendari.
Sri Lestari mengungkapkan bahwa kegiatan pelayanan KB yang dilakukan tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes).
Dirinya pun berharap, kegiatan ini dapat mendorong penggunaan kontrasepsi KJB yang non NKCP yang ada di Kota Kendari sehingga berdampak pada keluarga yang berkualitas.
Sebelumnya, istri Wali Kota Kendari ini juga telah mengunjungi posyandu-psoyandu mengigat Harganas tahun ini mengusung tema "Keluarga Indonesia Cegah Stunting" melalui "Gerakan Bulan Pemantauan Tumbuh Kembang Balita di Posyandu".
Sri menyebutkan, telah melakukan kunjungan di 11 kecamatan dengan jumlah 13 Posyandu, dan akan melanjutkan kunjungannya di 218 Posyandu yang tersebar di Kota Kendari.
"Harganas diperingati untuk mengingatkan seluruh masyarakat Indonesia akan pentingnya keluarga sebagai sumber untuk membangun bangsa dan negara, untuk itu keluarga yang sehat dan kuat merupakan modal awal dalam melakukan pembangunan dan kemajuan bagi Kota Kendari yang kita cintai. Untuk itu, marilah kita senantiasa menjaga keharmonisan serta keutuhan keluarga agar kita bisa maju bersama dan meningkatkan kualitas hidup seluruh masyarakat yang ada di Kota Kendari," pintanya.
Selain itu, mengigat pandemi Covid-19 yang belum usai, Sri juga tak lupa kembali mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap Covid-19 yang saat ini tengah mengalami peningkatan kasus di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Kota Kendari.
"Kita harus patuh dan berdisiplin demi mencegah terjadinya penularan Covid-19 dilingkungan kita masing-masing. Sebab, selain dihadapkan dengan situasi pandemi Covid-19, Kota Kendari juga perlu mengatasi masalah stunting, sehingga melalui momen ini kita dapat meningkatkan kualitas komunitas antar anggota keluarga, demi mewujudkan kualitas keluarga menuju Keluarga Cegah Stunting," tutupnya. (r6/b/aji)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Editor: Redaksi
Terkini
Rabu, 9 Oktober 2024 | 14:59 WIB
Selasa, 17 September 2024 | 20:11 WIB
Minggu, 15 September 2024 | 14:37 WIB
Jumat, 16 Agustus 2024 | 09:41 WIB
Senin, 22 April 2024 | 16:20 WIB
Jumat, 5 April 2024 | 21:01 WIB
Jumat, 5 April 2024 | 08:28 WIB
Rabu, 3 April 2024 | 10:40 WIB
Senin, 1 April 2024 | 11:00 WIB
Senin, 1 April 2024 | 10:28 WIB
Senin, 1 April 2024 | 09:29 WIB
Rabu, 20 Maret 2024 | 10:54 WIB
Selasa, 19 Maret 2024 | 09:37 WIB
Selasa, 19 Maret 2024 | 09:21 WIB
Senin, 18 Maret 2024 | 09:10 WIB
Jumat, 8 Maret 2024 | 08:46 WIB
Kamis, 29 Februari 2024 | 08:36 WIB
Rabu, 28 Februari 2024 | 08:30 WIB
Jumat, 23 Februari 2024 | 13:43 WIB
Kamis, 22 Februari 2024 | 08:04 WIB