Jumat, 28 Agustus 2026

Hati-Hati Gejala Depresi pada Anak dan Remaja! Begini Cara Mengatasinya

Photo Author
Agus Syahlan Tohamba, Rakyat Sultra
- Kamis, 26 Oktober 2023 | 10:38 WIB
Ilustrasi depresi.
Ilustrasi depresi.

Depresi pada anak dan remaja

Depresi dapat timbul dalam bentuk ketidakbahagiaan atau kondisi mudah tersinggung yang berlangsung lama.

Ini cukup umum di antara anak-anak praremaja dan remaja, dan seringkali tidak diketahui oleh orang tua.

Bagi sebagian anak, perasaan ini digambarkan sebagai tidak bahagia atau sedih ada juga yang mengatakan mereka ingin melukai diri mereka sendiri, bahkan mengakhiri hidup mereka.

Anak-anak dan remaja yang depresi lebih rentan menyakiti diri sendiri, jadi ujaran-ujaran seperti ini harus ditanggapi dengan serius. Anak-anak yang terlihat sedih belum tentu depresi.

Namun, jika kesedihan itu berlanjut, mengganggu aktivitas sosial, menyebabkan anak kehilangan minat, menghambat prestasi di sekolah, atau mengganggu hubungan keluarga, mungkin anak perlu mendapatkan bantuan dari profesional kesehatan mental.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter Anda jika Anda khawatir tentang anak anda, hanya profesional medis yang dapat mendiagnosis depresi.

Depresi dapat terasa berbeda-beda pada anak-anak. Ini adalah gejala dan tanda yang paling umum.

  1. Gelisah atau sulit berkonsentrasi
  2. Kesulitan melakukan kegiatan sehari-hari
  3. Perubahan selera makan atau pola tidur
  4. Nyeri atau sakit yang muncul tanpa sebab.

Gejala emosional dan mental

  1. Termasuk rasa sedih, cemas, atau mudah marah yang tidak berhenti
  2. Kehilangan minat untuk bergaul dan melakukan kegiatan yang biasanya disukai Begini Cara Menurunkan 15 Kg tanpa Olahraga dan Diet
  3. Menarik diri dari orang lain dan merasa kesepian
  4. Merasa tidak berharga, tidak punya harapan, atau merasa bersalah
  5. Mengambil tindakan berisiko yang tidak biasanya dilakukan
  6. Merasa sakit hati atau berpikir untuk mati.

Sangat penting bagi orang tua untuk meminta bantuan psikolog atau psikiater karena depresi hanya dapat didiagnosis oleh profesional yang berpengalaman.

Jika ahli menilai bahwa anak memerlukan perawatan, pilihan perawatan dapat mencakup terapi konsultasi dan pengobatan, atau bimbingan agar anak belajar mengelola pikiran dan perasaannya.

Jika Anda merasa khawatir, segera hubungi tenaga kesehatan jika anak ingin atau sudah menyakiti dirinya.

Jika anak Anda mengalami depresi, Anda harus segera meminta bantuan profesional. EDISI/RS

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Agus Syahlan Tohamba

Tags

Terkini

Menpora Lepas Kontngen Paralimpiade Indonesia

Jumat, 16 Agustus 2024 | 09:41 WIB

5 Sayuran Ini Sahabat Terbaik Penderita Diabetes

Jumat, 5 April 2024 | 08:28 WIB

7 Manfaat Buah Naga Yang Belum Diketahui!

Senin, 1 April 2024 | 10:28 WIB

Tips Berbuka Puasa Agar Lambung Tak Gampang Sakit

Senin, 18 Maret 2024 | 09:10 WIB

5 Makanan Ini Terbukti Ampuh Kurangi Stres

Rabu, 28 Februari 2024 | 08:30 WIB

Terpopuler

X