KONSEL, rakyatsultra.id - Kehadiran program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke 116 di Kecamatan Laonti rupanya membawa kebahagiaan bagi pemerintah daerah dan pastinya masyarakat Laonti itu sendiri.
Bagaimana tidak, sejumlah program strategis yang dijalankan dinilai sangat membantu masyarakat, mulai dari pemerataan pembangunan, peningkatan kesejahteraan hingga peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di kecamatan seluas 406,53 kilometer persegi itu.
Tak terasa sebulan lebih program TMMD berjalan, semua program sasaran pengerjaan, baik fisik maupun non fisik tuntas Satuan Tugas (Satgas) TMMD Kodim 1417/Kendari, tentunya dengan semangat gotong royong masyarakat berjibaku membantu Satgas TMMD.
Semangat ini selaras dengan pesan yang dititipkan, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dr H Dudung Abdurachman, SE MM kepada jajarannya agar prajurit TNI mampu hadir di tengah masyarakat. "Prajurit TNI AD dimanapun berada harus hadir di tengah-tengah kesulitan rakyat dan harus menjadi solusi," pesannya.
Sementara itu, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Dr Totok Imam Santoso, SIP SSos MTr (Han) menyampaikan bahwa program TMMD ke 116 yang dilaksanakan serentak di empat wilayah yakni Kabupaten Maros, Jeneponto, Polewali Mandar dan Konawe Selatan sudah berakhir.
"Genap satu bulan sejak dimulai pada tanggal 10 Mei 2023 lalu, dimana para prajurit TNI, anggota Kepolisian, aparat Pemda serta komponen masyarakat lainnya telah bekerja keras, bergotong royong dengan semangat kebersamaan guna menyelesaikan sasaran TMMD ke 116 baik fisik maupun non fisik, hal ini sejalan dengan tema "Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Semakin Kuat"," ujar Pangdam.
Sedangkan, Dansatgas TMMD yang juga menjabat Dandim 1417/Kendari, Kolonel Czi Bintarto JY SIP MHan mengungkapkan bahwa pengerjaan program TMMD telah sesuai rencana dan rampung 100 persen. Manfaatnya pun bisa langsung dirasakan oleh masyatakat.