sultra-raya

Kementan Siapkan Strategi Atasi Kekeringan, Kaposkowil Satgas PRR Aceh Bakal Kebut Realisasi Program

Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:13 WIB

Optimasi lahan (Opla) untuk sawah rusak ringan mencatat realisasi Rp 91 miliar atau 58,46 persen di 16 kabupaten/kota, melibatkan perguruan tinggi seperti USK, Unimal, dan Unsam.

Rehabilitasi lahan sawah rusak sedang dengan anggaran Rp 200,42 miliar baru terealisasi Rp 64,34 miliar atau 32 persen.

Kegiatan ini melibatkan kelompok tani dan TNI di Pidie, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Tengah, Aceh Barat, Nagan Raya, dan Pidie Jaya.

Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di 13 kabupaten/kota mencatat realisasi Rp 6,34 miliar dari pagu Rp 11,66 miliar atau 54 persen. Pengerjaan fisik dilakukan di Bireuen, Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Aceh Timur, Pidie Jaya, Abdya, Simeulue, Aceh Tamiang, Aceh Barat, dan Aceh Jaya.

Safrizal ZA kembali menekankan pentingnya percepatan.

”Kami berharap perguruan tinggi, kelompok tani, TNI, dan pemerintah daerah terus bersinergi. Dengan kolaborasi lintas sektor, manfaat program ini akan segera dirasakan petani dan memperkuat ketahanan pangan Aceh,” papar Safrizal ZA.

Dia juga mengingatkan pentingnya transparansi dalam kerja rehabilitasi dan rekonstruksi.

”Ini penting, bukan hanya sebagai kewajiban memenuhi keterbukaan informasi publik, tapi dengan transparansi semua pihak bisa ambil bagian dalam kerja percepatan rehab rekon,” tandas Safrizal.

Halaman:

Tags

Terkini

Api yang Belum Dijawab RUU Kehutanan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:30 WIB