sultra-raya

KRI Gadjah Mada, Nama Kapal Induk Pertama Indonesia Masih Berproses dalam Pengajuan Berjenjang

Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:28 WIB

RAKYAT SULTRA.id- Giuseppe Garibaldi tengah dalam perjalanan dari Italia menuju Indonesia. Nantinya kapal induk pertama Indonesia itu akan berganti nama menjadi KRI Gadjah Mada. Namun, proses pengajuan nama masih berlangsung secara berjenjang.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul menyampaikan hal itu saat dikonfirmasi oleh awak media. Menurut dia, penamaan salah satu alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk Angkatan Laut Indonesia itu masih berproses.

”Sampai saat ini masih berproses pengajuan nama Garibaldi, berjenjang ke Mabes TNI sampai dengan Mabes Angkatan Laut, secara resmi,” terang Tunggul pada Rabu (26/8).

 
 

Memulai Pelayaran dari Italia Sejak Senin Malam 

kapal induk Giuseppe Garibaldi memulai pelayaran dari Italia menuju Indonesia pada Senin malam (24/8). Alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AL itu akan singgah di Arab Saudi.

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Kementerian Pertahanan (Kemhan) Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengungkapkan bahwa pelayaran tersebut sudah sesuai rencana awal.

”Dalam pelayarannya menuju Indonesia, Garibaldi direncanakan melintasi Terusan Suez, dengan agenda singgah di Jeddah, Arab Saudi dan Colombo, Sri Lanka,” terang Rico.

Menurut jenderal bintang satu TNI AD tersebut, pelayaran dari Colombo akan diteruskan dengan menyesuaikan rencana operasi dan navigasi kapal induk pertama milik Indonesia tersebut.

”Sebelum melanjutkan pelayaran menuju Indonesia. Untuk detail rute pelayaran selanjutnya akan menyesuaikan dengan rencana operasi dan navigasi kapal,” terang dia.

Dikawal Minimal 2 Kapal Fregat

Perjalanan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia menuju Indonesia mendapat pengawalan kapal-kapal fregat. Terutama saat melintasi Laut Merah sampai Laut Arab.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul memastikan hal itu. Menurut dia, minimal akan ada 2 kapal fregat yang menjaga kapal induk tersebut dalam pelayarannya.

”Selama melintasi Laut Merah-Teluk Aden-Laut Arab, (Garibaldi) akan dikawal oleh beberapa kapal fregat Italia,” kata dia.

Tidak hanya kapal fregat Italia, kapal-kapal fregat milik YNI AL juga akan mengawal kedatangan kapal induk tersebut saat memasuki perairan Indonesia pada pertengahan bulan depan.

 

”Rencananya akan ada pengawalan minimal 2 KRI fregat Indonesia dan pesawat udara Puspenerbal pada saat memasuki perairan Indonesia,” imbuhnya,

Halaman:

Tags

Terkini