Beberapa jenis buah memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi. Ketika dikonsumsi dalam bentuk jus, paparan cairan asam tersebut dapat bersentuhan langsung dengan permukaan gigi.
Ditambah kandungan gula alami dalam buah, konsumsi jus yang terlalu sering berpotensi meningkatkan risiko masalah kesehatan gigi, terutama jika kebersihan mulut tidak dijaga dengan baik.
Untuk mengurangi paparan pada gigi, sebaiknya tidak menyesap minuman asam terus-menerus dalam waktu lama.
5. Bisa membuat energi terasa tidak stabil
Pada sebagian orang, minum jus yang tinggi gula tanpa disertai makanan lain dapat menyebabkan kenaikan kadar gula darah yang relatif cepat. Setelah itu, rasa lapar atau penurunan energi bisa saja muncul kembali.
Akibatnya, seseorang mungkin merasa kurang bertenaga atau lebih cepat ingin mencari makanan tambahan.
Agar sarapan lebih seimbang, jus dapat dipadukan dengan sumber protein, lemak sehat, dan serat, atau menggantinya dengan buah utuh yang dikonsumsi bersama menu sarapan lainnya.
Jadi, bukan berarti jus buah harus sepenuhnya dihindari saat sarapan. Yang lebih penting adalah memperhatikan porsi, memilih jus tanpa tambahan gula, dan tetap mengutamakan pola makan yang beragam serta seimbang.