"Hingga tanggal 20 Agustus 2026, pukul 06.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 3.422 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M6,2," ungkap Wijayanto.
Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan seluruh informasi resmi terkait kebencanaan hanya bersumber dari kanal komunikasi terverifikasi milik BMKG.