sultra-raya

Timeless Harmony Petra Youth Orchestra Bikin Surabaya Terpukau, Konser ke-16 Buktikan Seni Mampu Menyatukan Generasi

Selasa, 28 Juli 2026 | 09:32 WIB

Edo juga memberikan apresiasi kepada jajaran pengurus dan direktur eksekutif PPPK Petra yang terus mendukung pengembangan kegiatan non-akademik, terutama bidang seni.

Dukungan tersebut dinilai menjadi fondasi penting bagi siswa untuk terus mengasah kemampuan di luar ruang kelas.

“Adanya pertunjukan yang seperti ini tidak lepas dari support dari pimpinan kami, baik dewan pengurus dan juga direktur eksekutif, itu sangat support dalam hal non-akademik, termasuk dalam seni,” ujarnya.

Keberhasilan konser ke-16 ini juga membuka peluang bagi Petra Youth Orchestra untuk melangkah lebih jauh.

Setelah sebelumnya menggelar konser tandang di Semarang, rencana berikutnya adalah membawa pertunjukan ke Bandung sebelum mewujudkan konsep konser outdoor.

“Kalau tahun lalu kita sudah mulai konser tandang di Semarang, dan rencana tahun depan kami akan konser tandang ke Bandung. Dan berikutnya kami akan memulai konser dengan format yang outdoor,” kata Edo.

Ia menyebut konser dengan latar Tugu Pahlawan masih dalam tahap perencanaan, tetapi pihaknya optimistis dapat mewujudkannya pada 2027.

Jika terealisasi, pertunjukan tersebut akan menjadi pengalaman baru bagi seluruh keluarga besar PPPK Petra.

“Kami mengusahakan 2027. Tahun depan! Iya, semoga itu bisa terlaksana. Itu hal yang baru bagi kami nanti,” tambah Edo.

Penampilan Petra Youth Orchestra dalam konser “Timeless Harmony” di PPPK Petra Auditorium, Surabaya, Sabtu (25/7/2026), mendapatkan dua penganugerahan rekor MURI. (Dok. PPPK Petra)

Selain menghadirkan pertunjukan seni yang megah, “Timeless Harmony” juga mencatatkan sejarah baru. Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) memberikan pengakuan atas rangkaian perayaan ulang tahun PPPK Petra yang ke-75.

Perwakilan MURI, Awan Rahargo, mengatakan terdapat dua rekor yang tercatat dalam rangkaian kegiatan tersebut. Salah satunya berkaitan dengan keterlibatan peserta lintas generasi serta keberlanjutan konser orkestra Petra.

“Hari ini Museum Rekor-Dunia Indonesia mencatat dua peristiwa rekor sekaligus dalam rangka acara memperingati hari ulang tahun PPPK Petra yang ke-75,” ujar Awan.

“Penyelenggaraan rangkaian hari jadi ulang tahun ini diikuti oleh sebanyak 24.875 peserta, ini dari 12 kelompok lintas generasi, dan telah menampilkan 15 kegiatan utama,” lanjutnya.

Sementara itu, konser orkestra Petra yang berlangsung secara berkelanjutan sejak 2009 hingga kini juga mendapatkan apresiasi. Sejak tahun 2009, konser tersebut melibatkan total 1.363 pemain lintas generasi.

Halaman:

Tags

Terkini

Api yang Belum Dijawab RUU Kehutanan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:30 WIB