sultra-raya

Argentina Terancam Hukuman FIFA Akibat Ulah Suporter di Tribun Bentangkan Spanduk Malvinas

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39 WIB

RAKYAT SULTRA.id-Kemenangan Argentina atas Inggris di Piala Dunia 2026 ternyata belum mengakhiri pembicaraan.

Selebrasi para pemain La Albiceleste setelah laga justru memunculkan polemik baru yang berpotensi berbuntut sanksi dari FIFA.

Usai memastikan kemenangan atas Inggris, sejumlah pemain Agertina membentangkan spanduk bertuliskan "Las Malvinas son Argentinas" atau "Kepulauan Malvinas adalah milik Agertina" di tengah lapangan.

 
 

Aksi tersebut langsung menjadi sorotan karena dianggap membawa pesan politik ke dalam pertandingan sepak bola.

Padahal, FIFA memiliki aturan yang melarang penggunaan atribut atau pesan bernuansa politik dalam seluruh kompetisi resminya.

Mengacu pada regulasi FIFA, berbagai atribut seperti spanduk, bendera, pakaian, hingga simbol yang mengandung pesan politik, diskriminatif, atau ofensif dilarang ditampilkan selama pertandingan maupun seremoni resmi.

Karena itu, selebrasi Argentina kini berpotensi menjadi perhatian Komite Disiplin FIFA. Jika nantinya dinyatakan melanggar aturan, sanksi yang dijatuhkan bisa beragam.

Mulai dari denda kepada Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA), teguran kepada pemain yang terlibat, hingga hukuman yang lebih berat apabila tindakan tersebut dinilai sebagai pelanggaran serius atau dilakukan berulang.

 

Hingga kini FIFA belum mengeluarkan keputusan resmi. Namun sejumlah media internasional menyebut insiden tersebut kemungkinan besar akan masuk dalam agenda evaluasi Komite Disiplin.

Reaksi keras datang dari Inggris. The Sun menyebut tindakan para pemain Argentina sebagai bentuk provokasi yang tidak seharusnya terjadi dalam ajang olahraga.

Sementara Daily Mail mengingatkan bahwa sebelum pertandingan berlangsung, FIFA telah melarang atribut yang berkaitan dengan sengketa Kepulauan Falkland atau Malvinas dibawa ke stadion karena dianggap memiliki muatan politik.

Laporan serupa juga dimuat BBC yang menyebut Argentina berpeluang menghadapi proses disiplin akibat selebrasi tersebut.

Menteri Bisnis dan Perdagangan Inggris, Peter Kyle, ikut memberikan tanggapan. Menurutnya, tindakan para pemain Argentina merupakan pelanggaran yang jelas terhadap aturan FIFA mengenai aktivitas politik dalam sepak bola.

"Saya yakin akan ada penyelidikan karena ini merupakan pelanggaran yang nyata terhadap aturan yang melarang aktivitas politik di sepak bola," ujarnya kepada BBC Breakfast.

Halaman:

Tags

Terkini

Api yang Belum Dijawab RUU Kehutanan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:30 WIB