sultra-raya

Pernah Jadi Sales IT! Profil Ismail Elfath, Wasit Amerika Serikat Pimpin Laga Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:12 WIB

RAKYAT SULTRA .id-Ismail Elfath dipercaya FIFA memimpin semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris melawan Argentina di Atlanta, Amerika Serikat, Kamis (16/7/2026) dini hari pukul 02.00 WIB.

Wasit berusia 44 tahun itu menjadi pengadil untuk laga keempatnya di turnamen ini setelah sebelumnya memimpin tiga pertandingan sejak fase grup hingga babak 16 besar.

Penunjukan Elfath menjadi perhatian karena duel Inggris kontra Argentina dikenal sebagai salah satu pertandingan paling bergengsi di sepak bola dunia.

 

Selain memiliki pengalaman di dua edisi Piala Dunia, Wasit kelahiran Maroko tersebut juga memiliki perjalanan karier yang unik sebelum menjadi salah satu pengadil terbaik FIFA.

Dari Maroko Hijrah ke Amerika Serikat

Ismail Elfath lahir di Casablanca, Maroko, sebelum pindah ke Amerika Serikat pada 2001 melalui program Diversity Visa yang saat itu dikenal sebagai "diversity lottery".

Setelah menyelesaikan pendidikan teknik mesin di University of Texas, ia kemudian resmi menjadi warga negara Amerika Serikat.

Kini Elfath menetap di Austin, Texas, dan menjadi salah satu Wasit elite yang mewakili Amerika Serikat di panggung internasional.

Pada Piala Dunia 2026, ia dipercaya memimpin pertandingan keempatnya setelah mengawal Jepang vs Belanda (2-2), Spanyol vs Uruguay (1-0), dan kemenangan mengejutkan Norwegia 2-1 atas Brasil pada babak 16 besar.

Pernah Bekerja Sebagai Sales IT Sebelum Menjadi Wasit

Perjalanan Elfath menuju level tertinggi dunia ternyata tidak dimulai dari dunia perwasitan. Ia sempat bermain sebagai penyerang untuk klub amatir Austin Lightning di USL League Two sebelum akhirnya memutuskan menjadi wasit.

Keputusan itu muncul karena dirinya sering tidak puas terhadap keputusan pengadil pertandingan. "Saya adalah pemain yang temperamen," kata Elfath dalam wawancara dengan Austin Chronicle pada 2022.

Ia melanjutkan, "Saya selalu mengeluh kepada orang yang menjalankan liga, dan suatu hari dia berkata, 'Hei, kamu selalu mengeluh, sebaiknya kamu jadi wasit saja.'"

Setelah mengikuti pelatihan wasit, Elfath mulai memimpin pertandingan usia muda, kompetisi sekolah hingga liga semi-profesional.

Di saat bersamaan, ia tetap bekerja penuh waktu sebagai sales di bidang teknologi informasi (IT sales) sebelum akhirnya memilih fokus menjadi wasit profesional.

Kariernya terus berkembang hingga dipercaya menjadi ofisial keempat Major League Soccer (MLS) pada 2011. Setahun kemudian, ia resmi menjadi wasit utama di kompetisi kasta tertinggi Amerika Serikat.

Jadi Bagian Sejarah VAR hingga Dua Kali Wasit Terbaik MLS

Karier Ismail Elfath semakin menanjak ketika resmi menyandang lisensi FIFA pada 2016. Pada tahun yang sama, ia juga menjadi bagian dari sejarah sepak bola dunia.

Halaman:

Tags

Terkini

Api yang Belum Dijawab RUU Kehutanan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:30 WIB