Mbappe melalui akun X resminya, @KMbappe, menegaskan bahwa Amarilla, yang sebelumnya juga mencuit melalui akun X dengan menyebut Mbappe sebagai "seorang Kamerun terjajah, yang mati-matian ingin diakui sebagai seorang Prancis", tidak mewakili suara Paraguay.
"Ibu Celeste Amarilla, Anda adalah seorang perempuan hina yang tidak layak menduduki jabatan Anda," demikian tulis Mbappe sembari menyematkan foto Amarilla dalam unggahannya pada Selasa WIB.
Federasi sepak bola Prancis, FFF, juga telah menanggapi kontroversi tersebut, menyebut pernyataan Amarilla sebagai tindakan "mengerikan dan tidak bisa diterima". FFF menyatakan akan melaporkan jalur hukum pernyataan tersebut.
FFF juga menegaskan dukungan mereka terhadap Mbappe yang menjadi korban serangan rasial tersebut, sembari menekankan komitmen untuk melawan rasialisme dan tindakan diskriminatif lain.
"Pernyataan ini membuat malu mereka yang melontarkan dan menyebarkannya. Pemain tim nasional Prancis adalah wakil Prancis, ini negara kami yang dihina," tulis FFF.