sultra-raya

Detik-detik Warga Bandung Hilang di Perairan Pulau Rimau Sumsel, Diduga Diterkam Buaya Liar

Selasa, 7 Juli 2026 | 14:58 WIB

RAKYAT SULTRA.id-Seorang pemuda Bandung, Jawa Barat bernama Ipan Nurzaman, 26, diduga menjadi korban penyerangan seekor buaya di kawasan dermaga Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Ia hilang setelah melompat ke sungai untuk membetulkan perahunya yang rusak.

Peristiwa inj terjadi pada Senin (6/7) dini hari sekitar pukul 01.53 WIB. Korban mendadak lenyap dari permukaan air saat hendak membantu rekan-rekannya memperbaiki perahu jukung.

Kronologi Kejadian di Tengah Malam

Berdasarkan data yang dihimpun, petaka ini bermula ketika korban bersama tiga rekannya berniat membetulkan perahu jukung yang bersandar di pinggir dermaga. Saat itu, dua rekan korban sudah lebih dahulu turun dan berada di dalam air.

Nahas, sesaat setelah Ipan melompat ke sungai untuk bergabung, ia langsung menghilang. Rekan-rekan korban yang panik sempat melakukan pencarian dan memanggil namanya berkali-kali, namun Ipan tidak pernah muncul kembali ke permukaan.

 
 

Mendapat laporan mencekam dari warga, Ditpolairud Polda Sumsel langsung bergerak cepat. Personel Kapal Polisi V-1038 Penuguan segera dikerahkan menuju lokasi kejadian untuk menyisir aliran sungai.

Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Sumsel, Kombes Pol Heru Agung Nugroho, menegaskan bahwa hilangnya korban sejauh ini murni merupakan kecelakaan akibat konflik dengan satwa di habitat aslinya.

"Dari hasil penyelidikan sementara, diduga korban hilang akibat diterkam buaya liar yang berada di lokasi kejadian," ungkap Kombes Pol Heru Agung Nugroho, dikutip Selasa (7/7).

Pihak kepolisian juga memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan atau indikasi tindak pidana dalam peristiwa ini. Seluruh barang bukti pendukung, termasuk perahu jukung yang sedang diperbaiki, ditemukan masih utuh di tempat semula.

Pencarian Maksimal dan Imbauan Bahaya Malam Hari

Hingga saat ini, Tim SAR gabungan dari kepolisian, aparat desa, dan masyarakat setempat masih terus melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran sungai Desa Teluk Betung. Kombes Pol Heru menyatakan bahwa keselamatan tim tetap menjadi prioritas utama dalam misi pencarian ini.

Belajar dari tragedi ini, Ditpolairud Polda Sumsel mengeluarkan peringatan keras bagi warga pesisir. Masyarakat diminta untuk lebih waspada dan menghindari aktivitas di air saat kondisi gelap.

"Masyarakat, khususnya yang beraktivitas di kawasan sungai, rawa maupun daerah pesisir, diimbau selalu memperhatikan faktor keselamatan serta menghindari beraktivitas seorang diri pada malam hari di lokasi yang rawan kemunculan satwa liar," kata Heru.

Sampai berita ini diturunkan, petugas masih berpacu dengan waktu di lapangan untuk menemukan keberadaan Ipan Nurzaman.

Halaman:

Tags

Terkini

Api yang Belum Dijawab RUU Kehutanan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:30 WIB