KENDARI - Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara H. Lukman Abunawas meminta warga di daerahnya untuk mematuhi larangan mudik dan berharap masyarakat tetap di rumah masing-masing guna mencegah penularan covid-19
" Saya selaku Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, mengimbau kepada Masyarakat agar menjelang suasana lebaran, Idul Fitri 1442 Hijriah, kita lebih baik untuk berdomisili di rumah masing-masing," katanya
Lanjut Lukman mengatakan, untuk menjalin silaturahmi Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19, tidak harus bertemu dengan langsung dengan keluarga. Menurut dia, dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dengan bantuan teknologi nilai silaturahimnya tidak hilang.
"Ada media yang bisa menghubungkan kita dengan orang tua, dengan tetangga dengan Saudara-saudara Kita. Bagi Kita semua barangkali yang ada Keluarga di kampung., Saya kira bisa dengan komunikasi HP atau video call. Jadi mari kita bersama-sama melaksanakan Idul Fitri di rumah masing-masing, di alamat dimana kita telah bertahun-tahun berdomisili, supaya tidak mengganggu ketentraman, apalagi juga harus mudik kadang kala mengganggu arus lalu lintas," terang Lukman kepada Harian Rakyat Sultra, usai buka puasa bersama pemuda pengembang ekonomi kreatif di Kendari. Rabu (5/5/2021)
Kata dia, meskipun kita berlebaran di rumah, hal itu tidak mengurangi makna untuk Idulfitri dengan keluarga di kampung bersama orang tua, "Mari kita fokus ibadah, tinggal berapa hari di bulan suci Ramadhan ini. Semoga kita lebih memantapkan iman dan takwa, dan kita juga terus memupuk silaturahim,"ujarnya
Lanjut Ketua DPD PDIP Sulawesi Tenggara itu menegaskan bahwa berita Hoax pastinya akan memicu perpecahan dan berujung kepada menyuburkan sikap intoleransi dan radikalisme di negeri ini.
" saya mengimbau kembali masyarakat untuk tidak terprovokasi dan tidak terpengaruh dan menyebarkan berita-berita hoaks. cek kebenarannya, cek sumber beritanya sehingga di masyarakat Sulawesi Tengah tidak ada perpecahan," tegasnya
Menurut Mantan Bupati Konawe dua periode itu, Kota Kendari merupakan pusat peradaban, pusat kegiatan pemerintahan, pusat aktivitas, sosial, rumah sakit.
"Mari kita menjaga Kondusifitas, keamanan, ketentraman agar Masyarakat tidak mudah tidak terprovokasi. Dengan adanya informasi-informasi yang sengaja untuk kita dikotak-kotakan antara satu kepentingan yang lainnya," terangya
Lanjut Lukman menambahkan, Kita harus menjaga keutuhan karena semua suku golongan sama, semua. Semua warga Indonesia, umat beragama yang cinta damai, aman dan tentram
" Saya berharap masyarakat bisa bijak dalam bermedia sosial. Jangan mudah kita terprovokasi. Apalagi kita ikut menyebarkan info-info yang menyesatkan yang tidak jelas sumbernya," tandasnya. (P2)