KENDARI - Tahapan pemilihan kepala Daerah di tujuh Kabupaten/Kota tahun 2017 sedang berlangsung, Kepolisian Daerah (Polda) Sultra akan memantau aktivitas media sosial (medsos) selama berlangsungnya pemilihan Kepala Daerah tahun 2017 di tujuh kabupaen atau kota di Sultra.
Kapolda Sultra Brigjen Pol Agung Sabar Santoso, mengatakan bahwa patroli cyber itu secara khusus dijalankan untuk mrncegah munculnya kampanye hitam ataupun ujaran kebencian selama berlangsungnya Pilkada.
"Jadi tim cyber itulah yang akan mengamati jalannya pilkda, menetralisir adanya konflik atau persaingan tidak sehat melalui medsos antara beberapa kubu.kalau ada saling lempar atau adu mulut melalui medsos dan mengakibatkan tindak pidana, kita pantau lewat medsos juga, apalgi kalau ada laporan," katanya.
Menurut Agung, Patroli Cyber tidak hanya beranggotakan dari aparat Direskrimsus, pihak humas Polda Sultra juga akan turun memantau langsung hal-hal yang akan menimbulkan perbuatan tindak pidana Cybercrime.
"Patroli cyber sudah dilaksanakan juga pada pilkada sebelumnya, untuk pilkada ini kita tetap pantau demi menciptakan kemanan dan kedamaian saat berlangsungnaya Pilkada," jelasnya.
Masih kata Agung, Jika dari pantauan ada didapatkan sejumlah oknum yang melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan anatara kubuh bagi setiap kepala derah, maka yang bersangkutan akan diproses sesui dengan hukum yang berlaku.
Untuk itu demi menjaga keamanan Agung mengimbau kepada para calon maupun pendukung untuk tetap menjaga keamanan dalam pelaksanaan pilkada, tidak saling merugikan satu sama lainnya.
"Mari kita jaga kemananan sampai pilkada tuntas, kita gunakan hak demokrasi kita dengan tidak mencederai orang lain maupun keluarga kita," pesannya.
Selain itu Polda Sultra juga akan mengerahkan tim pengawal bagi setiap pasangan calaon. Langkah itu dilakukan untuk menetralisir adanya ancaman yang membahayakan bagi setiap pasangan calon.
"Polres-polres yang didaerahnya akan dilaksanakan pilkada kita suruh pantau dan cepat melaporkan kalau ada tindakan yang muncul yang tidak terduga," jelasnya.
Lebih jauh dikatakan Agung, pengamanan tahapan pilkada digalangkan oleh Polda Sultra dengan mengedepankan satuan tugas intelejen dan Babinkamtibmas. (p2/b/alp)