sultra-raya

Pemkab Konkep Komitmen Percepatan Turunkan Stunting

Senin, 24 Juni 2024 | 13:32 WIB
Bupati Konkep Ir. H. Amrullah MT yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Ir. H. Cecep Trisnajayadi MM bersama para pihak saat melakukan aksi Rembuk Stunting di Hotel Zahra Syariah Kendari, Jumat (21/6


KONKEP,rakyatsultra.id - Dalam rangka percepatan pencegahan dan Penurunan Stunting melalui instrumen 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi serta sebagai wujud komitmen Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) dan seluruh stakeholder terkait melakukan aksi Rembuk Stunting di Hotel Zahra Syariah Kendari, Jumat (21/6).

Bupati Konkep Ir. H. Amrullah MT yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Ir. H. Cecep Trisnajayadi MM menyampaikan, kabupaten Konawe Kepulauan ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai salah satu kabupaten lokasi fokus intervensi percepatan penurunan stunting terintegrasi tahun 2023.

Menurut data Survey Kesehatan Indonesia, angka prevalensi stunting kabupaten Konkep pada tahun 2021 berada pada kategori tinggi yaitu 32,8 persen, pada tahun 2022 turun 0,5 persen dan pada tahun 2023 turun lagi sebanyak 1 persen.

Lanjutnya, angka ini masih berada di atas angka prevalensi stunting provinsi Sultra (30,0 persen), namun berada di bawah angka nasional yaitu (21,5 persen). Upaya percepatan penurunan stunting yang ditargetkan secara nasional sebesar 14 (empat belas) persen pada tahun 2024 memerlukan fokus khusus percepatan penanganan. Oleh karena itu, pemerintah Konkep telah menetapkan pula target prevalensi stunting pada tahun 2024 sebesar 14 persen dan target 2025 sebesar 10 persen.

"Bentuk komitmen pemerintah Konkep dalam pencegahan dan penurunan stunting adalah alokasi anggaran yang tersebar di beberapa OPD terkait dengan jumlah total Rp19.513.065.969 pada tahun 2023 dan terealisasi Rp18.473.664.590 atau 94,67 persen. Sedangkan alokasi anggaran untuk tahun 2024 adalah sebanyak Rp30.754.309.218 dan berdasarkan hasil pemetaan program pada aksi 2 untuk tahun 2025 direncanakan sebanyak Rp16.233.803.850," jelasnya.

Cecep menerangkan, sesuai dengan strategi nasional dalam penanggulangan stunting, upaya percepatan penurunan stunting terintegrasi tahun 2023 pada kabupaten/kota di 22 (dua puluh dua) provinsi prioritas dilakukan dengan skema pendampingan, diantaranya: penguatan cakupan intervensi spesifik kunci; pendampingan bagi keluarga 1.000 hari pertama kehidupan dan keluarga berisiko stunting; koordinasi tim percepatan penurunan stunting daerah; dan pelaksanaan aksi konvergensi oleh pemerintah daerah.
Sambungnya, beberapa upaya dan inovasi diantaranya yang telah dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten konawe kepulauan adalah dengan melibatkan berbagai stakeholder seperti TP-PKK, TNI-POLRI dan berbagai organisasi profesi dalam pelaksanaan kegiatan percepatan penurunan stunting berupa kegiatan gebrak stunting, pembangunan rumah cegah stunting, pembuatan taman gizi cegah stunting dan kelas stunting.

"Hasil dari inovasi yang dilaksanakan adalah berupa penjaringan kelompok sasaran resiko stunting, peningkatan pemahaman masyarakat tentang stunting hingga pada peningkatan sumber pangan cegah stunting," ujarnya. CR5/B/EFN

Tags

Terkini

Api yang Belum Dijawab RUU Kehutanan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:30 WIB