KENDARI, Rakyatsultra.id - Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam atau BKSDA Sulawesi Tenggara (Sultra) memberikan klarifikasi tentang video Orang Utan yang viral di media sosial.
Melansir dari berita ANTARA, BKSDA Sulawesi Tenggara menyebutkan bahwa video orang utan atau mawas yang beredar viral di medsos yang menyebutkan di daerah pertambangan di Kabupaten Konawe adalah hoaks dan bukan di daerah Provinsi Sultra.
Hal ini sebagaimana dikatakan Kepala Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Sultra Prihantoro saat dihubungi Sabtu.
“Hoaks itu, bukan video di Routa itu,” kata Prihantoro.
Meski begitu, lanjut Prinatoro, pihaknya belum bisa memastikan lokasi tepat video orang utan tersebut. Akan tetapi, menurut dugaan BKSDA Sultra, video itu diduga di kawasan wilayah Kalimantan. Sebab, di Wilayah Provinsi Sultra bukanlah habitat dari kera besar tersebut.
“Setahu saya orang utan itu habitatnya di Kalimantan dan Sumatra. Di Sulawesi tidak ada orang utan,” bebernya.
Diketahui, sebuah video berdurasi dua menit tujuh detik viral di berbagai media sosial lantaran memperlihatkan satu ekor orang utan yang berjalan di samping para pekerja tambang.
Dalam video tersebut juga memperlihatkan beberapa orang yang merupakan pekerja tambang langsung mengabadikan hal tersebut menggunakan handphone mereka. Sementara orang utan tersebut tetap berjalan dan terlihat tidak mengganggu para pekerja yang berada di dekatnya.( )