Jumat, 28 Agustus 2026

Wagub Sultra Dampingi Menteri KKP, Upacara HUT ke-81 RI Digelar di KNMP Konawe

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Senin, 17 Agustus 2026 | 22:23 WIB

Kendari - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Sorue Jaya, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (17/8/2026).

Upacara yang mengangkat tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” tersebut dipimpin Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Ir. Wahyu Sakti Trenggono, M.M., dan diikuti masyarakat pesisir. Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, DR. Ir. Hugua, M.Ling., turut hadir mendampingi Menteri KKP dalam momentum kemerdekaan tersebut.

Dalam amanatnya, Menteri Trenggono menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan nelayan menjadi salah satu fokus utama pemerintah. Menurutnya, kemerdekaan harus diwujudkan melalui pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara nyata, khususnya oleh masyarakat yang menggantungkan kehidupan pada sektor kelautan dan perikanan.

“Peningkatan kesejahteraan nelayan harus berjalan seiring dengan penguatan sektor perikanan sebagai sumber protein nasional. Fokus utama KKP saat ini adalah menghadirkan fasilitas perikanan terintegrasi melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP),” ujar Trenggono.

Ia menjelaskan, nelayan membutuhkan dukungan infrastruktur produksi yang memadai agar produktivitas dan pendapatannya meningkat. Layaknya petani yang membutuhkan irigasi, nelayan juga memerlukan dermaga yang layak, fasilitas yang memadai, pabrik es, hingga sarana pendaratan ikan.

Manfaat pembangunan tersebut mulai terlihat di KNMP Sorue Jaya. Kehadiran berbagai fasilitas pendukung perikanan telah mendorong aktivitas ekonomi masyarakat setempat, salah satunya ditandai dengan pengiriman sebanyak 8 ton ikan berkualitas ekspor ke luar daerah.

Sorue Jaya sendiri merupakan salah satu dari 100 KNMP yang telah dibangun pemerintah pada 2025. Untuk Sulawesi Tenggara, pembangunan KNMP ditargetkan mencapai 60 lokasi sebagai bagian dari upaya memperkuat sentra ekonomi masyarakat pesisir.

Secara nasional, KKP mencatat pembangunan 100 KNMP telah terealisasi pada 2025. Pada 2026, pemerintah melanjutkan pembangunan di 1.269 lokasi, dengan target mencapai 5.000 kampung nelayan hingga akhir 2029.

“Harapannya bisa menjadi lokasi dan tempat untuk kegiatan ekonomi bagi para nelayan lokal yang ada di sini, yang mudah-mudahan nelayan bisa segera naik kelas. Artinya produktivitasnya bisa meningkat karena seluruh fasilitas produksinya kita sediakan,” ujar Menteri KKP.

Menurut Trenggono, pengembangan KNMP diarahkan tidak hanya sebagai kawasan permukiman nelayan, tetapi juga sebagai pusat kegiatan ekonomi baru. Dengan dukungan sarana produksi dan pengelolaan yang terintegrasi, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperluas akses pasar hasil perikanan.

Peringatan HUT ke-81 RI di KNMP Sorue Jaya juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Momentum tersebut turut dirangkaikan dengan penyaluran bantuan pangan, dukungan perlengkapan sekolah bagi siswa SDN Tapulaga, penanaman pohon, serta bazar UMKM produk kelautan.

Kehadiran pemerintah bersama masyarakat pesisir dalam peringatan kemerdekaan ini sekaligus menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan diarahkan untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, membuka peluang ekonomi, dan mendorong nelayan di Sulawesi Tenggara untuk semakin produktif dan sejahtera. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Terpopuler

X