Jumat, 28 Agustus 2026

PSSI Minta Turnamen Tarkam Kantongi Izin Federasi, Wasit Wajib Berlisensi

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Jumat, 14 Agustus 2026 | 09:28 WIB

RAKYAT SULTRA.id-Pertandingan sepak bola antarkampung (tarkam) di Desa Urug, Sukajaya, Kabupaten Bogor, pada Selasa (11/8) ricuh. Wasit dan anggota Linmas setempat menjadi korban.

Wasit pertandingan Asep Usyana meluruskan informasi yang beredar terkait dirinya meninggal dunia akibat insiden tersebut.

”Saya pastikan itu hoaks,” tegasnya.

 

Saat ini, pihaknya telah menempuh jalur hukum dengan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Cigudeg.

Kasus itu mendapat perhatian PSSI. Sekjen PSSI Yunus Nusi mengatakan, pertandingan tarkam bukan hanya menyangkut keamanan. Kualitas perangkat pertandingan juga harus menjadi perhatian.

PSSI mendapat informasi bahwa wasit yang memimpin pertandingan di Bogor tersebut diduga tidak mengantongi lisensi.

Selain itu, PSSI menemukan masih ada pertandingan antarkam yang digelar tanpa rekomendasi dari federasi, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

”Kami sangat prihatin dengan kejadian-kejadian tarkam seperti ini. Terinfok hari ini, ternyata wasit yang memimpin tidak memiliki lisensi. Kami juga mendapatkan informasi bahwa setiap tarkam tidak melaporkan dan tidak meminta rekomendasi dari PSSI, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” kata Yunus di Kemenpora, kemarin (12/8).

Dia menegaskan, rekomendasi PSSI dibutuhkan untuk memastikan pertandingan berjalan sesuai regulasi, termasuk memastikan wasit yang bertugas memiliki lisensi dan memahami aturan pertandingan.

 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Terpopuler

X