Jumat, 28 Agustus 2026

Gempa M5,6 Guncang Halmahera Barat, BMKG Pastikan Tidak Potensi Tsunami

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Rabu, 5 Agustus 2026 | 09:14 WIB

RAKYAT SULTRA.id- Wilayah Halmahera Barat, Maluku Utara, diguncang gempa bumi tektonik cukup kuat pada Rabu (5/8) pukul 03.16 WIB. Berdasarkan analisis terkini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini memiliki parameter pemutakhiran magnitudo M5,6 dengan kedalaman dangkal 15 kilometer.

Pusat gempa (episenter) tercatat berada di koordinat 1.66° LU dan 126.61° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 114 kilometer arah barat laut Halmahera Barat. Meski terjadi di laut, masyarakat diimbau untuk tidak panik.

"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI," tegas Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Dr. Wijayanto, dalam keterangan resminya, Rabu (5/8).

Pemicu dan Mekanisme Pergerakan Gempa

Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, BMKG mengonfirmasi bahwa peristiwa ini merupakan jenis gempa bumi dangkal. Gempa disebabkan oleh aktivitas subduksi di wilayah perairan tersebut.

Analisis mekanisme sumber lebih lanjut menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Guncangan Terasa Hingga Manado dan Ternate
Dampak guncangan gempa bumi ini dilaporkan meluas ke sejumlah daerah di Maluku Utara hingga Sulawesi Utara dengan tingkat intensitas yang beragam:

Skala IV MMI (Manado, Minahasa Utara, Bitung): Dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah dan beberapa orang di luar rumah. Menyebabkan gerabah pecah, jendela/pintu berderik, hingga dinding berbunyi.

 Skala III MMI (Ternate): Getaran dirasakan nyata di dalam rumah, terasa seakan-akan ada truk besar berlalu.
 

Hingga pukul 03.35 WIB, hasil pemantauan sistem BMKG menunjukkan belum ada tanda-tanda munculnya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Pihak BMKG akan terus memantau perkembangan situasi secara berkala.

Imbauan Resmi BMKG untuk Masyarakat

Menyikapi guncangan yang dirasakan cukup kuat di beberapa wilayah, BMKG meminta warga sekitar agar tetap tenang dan tidak terprovokasi isu liar yang tidak terverifikasi.

Masyarakat juga diminta untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat guncangan gempa. Pastikan struktur hunian aman sebelum kembali beraktivitas di dalam rumah.

Informasi resmi terkini hanya disalurkan melalui kanal komunikasi terverifikasi BMKG, seperti akun media sosial @infoBMKG atau situs web resmi bmkg.go.id.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Api yang Belum Dijawab RUU Kehutanan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:30 WIB
X