RAKYAT SULTRA.id-Panitia lokal Muktamar ke-35 NU menyiagakan 2.000 personel untuk mengamankan rangkaian forum akbar tersebut di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, 27 - 31 Agustus 2026.
"Kita melibatkan (personel) dari keamanan pondok, Banser, Gasmi, Pagar Nusa, Polri - TNI," tutur Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, KH Abdurrozaq Sholeh, dikutip dari Jawa Pos Radar Jombang, Minggu (26/7).
Menurutnya, pengamanan ekstra dalam Muktamar menjadi perhatian karena forum musyawarah tertinggi di NU yang digelap setiap lima tahun tersebut menjadi magnet tersendiri bagi ribuan Nahdliyin untuk menghadiri acara.
Sebagai informasi, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menunjuk Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, jombang, Jawa Timur, sebagai tuan rumah penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU 2026.
Berdasarkan informasi dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), jumlah peserta resmi yang memperoleh mandat dari Pengurus Cabang NU maupun Pengurus Wilayah NU diperkirakan sekitar 3.300 orang.
Muktamar juga akan dihadiri delegasi dari berbagai negara. Seperti Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) dari Maroko, Mesir, Suriah, Arab Saudi, hingga Nigeria. Serta sejumlah perwakilan negara sahabat.
"Kami (panitia lokal) menyiapkan kebutuhan akomodasi, transportasi, hingga layanan kesehatan bagi tamu. Untuk data kedatangan maupun registrasi seluruhnya tetap menunggu informasi resmi dari PBNU,’’ terang Gus Rozaq.
Selain mengerahkan ribuan personel, panitia lokal Muktamar juga memperkuat pengawasan dengan memasang ratusan kamera pengawas (CCTV) untuk memantau kondisi lalu lintas dan aktivitas di sekitar lokasi penyelenggaraan.
Rinciannya, 50 unit CCTV ditempatkan di akses jalan menuju kawasan muktamar, serta 400 unit dipasang di 6 titik strategis dalam gedung utama memperketat pengawasan selama acara berlangsung.
"Semuanya terpasang CCTV selama 24 jam dan bisa dipantau setiap pergerakan orang-orang yang keluar-masuk area gedung, terutama di tempat-tempat untuk rapat atau sidang komisi," tegasnya.
Lebih lanjut, Gus Rozaq mengatakan persiapan sarana dan prasarana Muktamar terus dipercepat. Saat ini, progres pekerjaan fisik telah mencapai sekitar 70 persen dan ditargetkan rampung sesuai jadwal pelaksanaan.
"Fokus pengerjaan saat ini berada pada area parkir dan kawasan bazar. Panitia menyiapkan lahan parkir seluas tiga hektare di sisi timur kompleks pesantren. Proses pengurukan yang masih berlangsung," pungkas Gus Rozaq.