Jumat, 28 Agustus 2026

Lilin saat Mati Lampu Berujung Tragedi di Sukabumi, 3 Kakak Beradik Meninggal Dunia

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Jumat, 24 Juli 2026 | 10:09 WIB

sukabumi-3-kakak-beradik-meninggal-dunia?page=all">

RAKYAT SULTRA.id-Peristiwa tragis melanda Kampung Babakan Bandung, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Kamis (23/7) malam. Sebuah rumah panggung hangus dilalap si jago merah sekitar pukul 19.30 WIB dan mengakibatkan tiga anak meninggal dunia usai terjebak di dalam kamar.

Ketiga korban teridentifikasi bernama Aljenar Malik Saputro (siswa SD), Saka Asadek (PAUD), dan Shakila Almahira Quenza (balita). Saat musibah terjadi, ketiganya dilaporkan sedang tertidur pulas di ruangan yang sama.

Diduga Dipicu Nyala Lilin Saat Pemadaman Listrik

Dikutip dari Radar Sukabumi (JawaPos Group), Kapolsek Nyalindung, Iptu M. Yanuar Fajar, mengungkapkan bahwa insiden kebakaran ini diduga kuat berasal dari nyala lilin yang digunakan sebagai penerangan alternatif. Sebelum kebakaran terjadi, wilayah setempat memang mengalami pemadaman listrik sejak pukul 18.00 WIB.

"Kronologinya, anak pertama menyalakan lilin di ruang tamu karena mati lampu. Setelah itu korban tidur, lalu terjadi kebakaran," ujar Yanuar, Jumat (24/7).

Konstruksi rumah panggung yang didominasi material kayu membuat kobaran api berkobar sangat cepat hingga menimbun para korban. Yanuar menambahkan, luka bakar yang dialami ketiga bocah tersebut mencapai hampir 100 persen.

"Kami masih mendalami apakah kamar korban dalam keadaan terkunci atau tidak saat kebakaran terjadi," paparnya.

Angin Kencang Mempercepat Kobaran Api

Sementara itu, Kepala Desa Wangunreja, Ganda Permana, menjelaskan bahwa kondisi cuaca saat kejadian turut memperparah keadaan. Tiupan angin yang kencang membuat api dengan cepat melalap habis seluruh struktur bangunan.

Upaya penyelamatan sebenarnya sempat dilakukan oleh pihak keluarga, namun kobaran api tak lagi membendung.

"Nenek korban, Nia Kurniasih, 53, sempat berupaya memadamkan api dan meminta pertolongan, namun warga kewalahan karena api merambat sangat cepat," terang Ganda.
 

Penanganan dan Penyelidikan Kepolisian

Kepanikan warga akhirnya mereda setelah tim gabungan dari kepolisian, BPBD, dan Dinas Pemadam Kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Api berhasil dipadamkan secara total dalam kurun waktu sekitar 30 menit.

Usai dievakuasi, jenazah ketiga korban langsung dimakamkan oleh pihak keluarga pada malam yang sama di pemakaman umum setempat. Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, petugas telah memasang garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Api yang Belum Dijawab RUU Kehutanan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:30 WIB
X