RAKYAT SULTRA.id-Memasuki peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39, Arema FC menghadirkan program spesial bertajuk Bumi Seribu Singa. Dokumenter berseri ini menjadi salah satu rangkaian perayaan dengan tema The Greatness, sekaligus mengangkat kisah di balik patung-patung singa yang tersebar di berbagai wilayah Malang Raya.
Melalui program tersebut, Arema FC ingin menunjukkan bahwa patung singa bukan sekadar pelengkap ruang publik atau simbol klub sepak bola. Lebih dari itu, keberadaannya telah menjadi bagian dari identitas, sejarah, dan kebanggaan masyarakat Malang selama bertahun-tahun.
Head of Media and Publication Arema FC Stenly Rehardson menjelaskan, ide pembuatan dokumenter ini lahir sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat yang selama ini ikut menjaga identitas Arema di lingkungan masing-masing.
Series ini akan tayang secara bertahap melalui kanal YouTube resmi Arema FC. Selain dalam format video dokumenter, kisah setiap lokasi juga akan disajikan dalam bentuk artikel feature di situs resmi klub agar dapat dinikmati lebih luas.
Sebelum proses produksi dilakukan, tim media Arema FC telah menjalankan riset dan peliputan di sejumlah titik yang memiliki patung singa. Pendekatan yang diambil tidak hanya menampilkan visual, tetapi juga mengangkat sisi humanis melalui cerita warga sekitar.
Stenly berharap dokumenter ini mampu menumbuhkan rasa memiliki terhadap budaya lokal, terutama bagi generasi muda Malang. Menurut dia, kebesaran Arema FC tidak bisa dipisahkan dari sejarah dan budaya masyarakat yang menjadi akar berdirinya klub.
Tema The Greatness yang diusung pada HUT ke-39 pun menjadi pengingat bahwa perjalanan Arema selalu bertumpu pada kekuatan masyarakat Malang Raya. Sebagai bagian dari proyek ini, Arema FC juga membuka kesempatan bagi masyarakat dan Aremania untuk berpartisipasi.
Klub mengajak warga mengirimkan informasi mengenai keberadaan patung singa di lingkungan masing-masing beserta kisah yang melatarbelakanginya melalui situs resmi Arema FC.
Harapannya, berbagai cerita tersebut dapat terdokumentasi dengan baik dan menjadi warisan budaya yang bisa dinikmati oleh generasi mendatang, sekaligus memperkuat hubungan antara Arema FC dengan masyarakat Malang Raya.