Jumat, 28 Agustus 2026

Tutup Latsarmil Komcad ASN Gelombang Pertama, Menpan RB Ingatkan Jati Diri ASN Tetap Pelayan Publik

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Senin, 20 Juli 2026 | 09:39 WIB

RAKYAT SULTRA.id-Sebanyak 1.758 Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah selesai melaksanakan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) pada Jumat (5/6). Ribuan ASN itu juga sudah resmi menjadi bagian dari Komponen Cadangan (Komcad). Meski begitu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) Rini Widyantini mengingatkan jati diri ASN sebagai pelayan publik.

”Jadi kami berharap bahwa program ini, Komcad ini, tidak mengubah jati diri ASN sebagai pelayan publik, tetapi tetap para lulusan atau para ASN yang hari ini telah selesai menjalankan pelatihan Komponen Cadangan ini adalah salah satu bentuk pengabdian, sekaligus kehormatan dalam semangat bela negara,” kata dia kepada awak media.

Rini menyampaikan bahwa sejak terbitnya Surat Edaran Menteri PAN dan RB Nomor 27 Tahun 2021 tentang Komcad ASN, pembentukan Komcad ASN menjadi program pemerintah. Kementerian Pertahanan (Kemhan) melalui Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) yang melaksanakan Latsarmil dalam rangka membentuk Komcad ASN.

 

”Hari ini saya dengan pak wamenhan baru saja melaksanakan penutupan untuk Latsarmil Komcad kementerian dan lembaga gelombang pertama di tahun 2026,” ucap Rini.

Selanjutnya, Kemhan bakal membuka kembali pendaftaran dan seleksi Komcad ASN gelombang kedua pada Agustus 2026. Targetnya tahun ini Kemhan membentuk 4.000 Komcad ASN. Sehingga masih ada sekitar 2.300 ASN dari kementerian dan lembaga yang bakal dibentuk menjadi Komcad. Rini memastikan, instansinya mendukung program tersebut.

”Ini adalah salah satu upaya dari pemerintah untuk membangun ASN yang berkarakter. Jadi, ASN itu tidak hanya kompeten di dalam hal teknis saja, tetapi tentunya dia punya disiplin, punya ketangguhan, punya integritas dalam membangun semangat pengabdian kepada bangsa,” jelas dia.

Menurut Rini, nilai-nilai yang ditanamkan selama Latsarmil sangat relevan dengan tugas harian ASN. Seorang ASN, kata dia, harus harus disiplin dalam bekerja, bertanggung jawab dalam mengemban tugas, dan tidak menunda-nunda pelaksanaan tugas. Karena itu, dia memandang pembentukan Komcad ASN sebagai program yang sangat baik.

”Supaya mereka bisa lebih tangguh di dalam menghadapi tekanan dan inilah tentunya yang dibutuhkan oleh negara di dalam memastikan pemerintahan berjalan dengan baik, tentunya dalam kerangka pelayanan publik,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memberikan arahan kepada 1.758 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah ditetapkan secara resmi menjadi Komponen Cadangan (Komcad).

Dalam arahan yang disampaikan di Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (Jaktim) pada Rabu (3/6), Sjafrie menyampaikan bahwa ribuan ASN itu mendapatkan kepercayaan besar dari negara untuk menjadi Komcad.

”Para ASN yang mendapatkan kesempatan untuk berlatih Latihan Dasar Militer adalah (ASN yang mendapatkan) kepercayaan rakyat,” kata dia.

Menurut Sjafrie, Komcad akan berperan besar ketika negara membutuhkan dalam keadaan genting. Mereka menjadi elemen vital bersama TNI yang tidak lain adalah komponen utama dalam sistem pertahanan negara.

”Ini merupakan suatu kebanggaan bagi para ASN (Komcad) gelombang pertama,” imbuhnya.

Sjafrie percaya diri, para ASN Komcad akan membawa nilai tambah di tempat bertugas masing-masing. Meski tidak tampak secara fisik, keberadaan mereka diyakini bakal membawa manfaat bagi puluhan kementerian yang mengirimkan personelnya untuk bergabung menjadi Komcad.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Api yang Belum Dijawab RUU Kehutanan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:30 WIB
X