Jumat, 28 Agustus 2026

Dibayangi Perang Malvinas, Lionel Scaloni Anggap Laga Timnas Inggris-Argentina di Semifinal Piala Dunia Sebatas Sepak Bola

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Senin, 13 Juli 2026 | 10:04 WIB

RAKYAT SULTRA.id-Pelatih timnas Argentina Lionel Scaloni menganggap pertemuan dengan timnas Inggris di babak semifinal Piala Dunia 2026 hanya sebatas laga sepak bola antara dua tim yang tengah memburu tiket final.

Lionel Scalonil mengabaikan anggapan bahwa pertemuan timnas inggris argentina sarat rivalitas di luar lapangan, termasuk konteks konflik politik. Argentina akan menghadapi timnas inggris  di semifinal piala dunia 2026 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, Kamis (16/7) pukul 02.00 WIB.

"Ini pertandingan sepak bola piala dunia. Kita akan memainkan pertandingan sepak bola melawan timnas Inggris yang hebat, memiliki pelatih hebat yang sangat saya hargai dan kagumi," kata  lionel scaloni sebelum laga piala dunia yang dikutip dari The Guardian seperti dilansir dari Antara pada Senin (13/7).

 

Albiceleste melaju ke empat besar setelah menyingkirkan Swiss dengan skor 3-1 melalui babak perpanjangan waktu. Sedangkan Inggris memastikan tempat di semifinal usai mengalahkan Norwegia 2-1.

Pertemuan Argentina dan Inggris selalu menyedot perhatian karena sarat sejarah di Piala Dunia. Inggris pernah mengalahkan Argentina pada perempat final Piala Dunia 1966, sebelum Albiceleste membalas pada perempat final Piala Dunia 1986 lewat laga yang dikenang berkat gol Tangan Tuhan Diego Maradona.

Kedua tim kembali bertemu pada babak 16 besar Piala Dunia 1998, ketika Argentina menang melalui adu penalti. Empat tahun kemudian, Inggris membalas dengan kemenangan 1-0 di fase grup Piala Dunia 2002 lewat gol David Beckham, hasil yang turut menggagalkan langkah Argentina.

Di luar sepak bola, hubungan kedua negara juga kerap dikaitkan dengan konflik Kepulauan Falkland atau Malvinas pada 1982. Isu tersebut kembali mencuat selama Piala Dunia 2026 setelah sejumlah suporter dan pemain Argentina menyanyikan lagu yang menyinggung Malvinas, Diego Maradona, dan Lionel Messi.

Penyerang Argentina Jose Manuel Lopez mengakui laga melawan Inggris memiliki nilai historis yang besar. Namun, dia memastikan seluruh pemain akan tetap bersikap profesional saat berada di lapangan.

"Jelas, di luar empat garis lapangan, ini adalah pertandingan yang memiliki banyak sejarah, banyak rasa sakit, dan banyak hal di baliknya," kata dia.

"Namun, kami profesional. Kami akan memainkannya seperti yang kami mainkan di setiap pertandingan, hingga detik terakhir, seperti yang kami tunjukkan malam ini, memberikan segalanya," tambah Lopez.

Argentina tiba di Piala Dunia 2026 sebagai juara bertahan dan melaju hingga semifinal melewati sejumlah pertandingan yang sarat kontroversi, sejak di babak penyisihan grup hingga menghadapi Mesir di 16 besar maupun Swiss di perempat final.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Terpopuler

X